Menu

Dark Mode
Sambut IGIC 2026, Gubernur Khofifah Ajak Masjid Perkuat Pemberdayaan Umat, Diplomasi, dan Perdamaian Pendidikan Vokasi Jadi Kunci SDM Unggul, Gubernur Khofifah Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

Ekonomi & Bisnis

80 Ribu Kopdes Ditargetkan Jadi Pusat Ekonomi Desa di Seluruh Indonesia

badge-check


80 Ribu Kopdes Ditargetkan Jadi Pusat Ekonomi Desa di Seluruh Indonesia Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah menekankan pentingnya menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa guna memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan warganya. Kopdes Merah Putih dirancang sebagai lembaga ekonomi kerakyatan yang bisa mengelola kegiatan ekonomi secara produktif, terintegrasi, dan mandiri. Melalui koperasi ini, berbagai unit usaha seperti penyediaan sembako, simpan pinjam, pergudangan, layanan kesehatan, dan distribusi produk lokal diharapkan dapat dijalankan di tingkat desa dan kelurahan.

Langkah ini bagian dari strategi nasional yang lebih luas, termasuk Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, yang mendorong pembentukan dan pengembangan 80.000 Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan lembaga ekonomi yang tangguh dan bisa memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa, memperpendek rantai distribusi produk, serta menyediakan akses layanan ekonomi yang terjangkau dan berkualitas.

Kopdes diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penyedia barang dan jasa, tetapi juga sebagai simpul pusat kegiatan ekonomi yang melibatkan partisipasi aktif warga desa. Keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan koperasi menjadi kunci untuk mewujudkan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan. Peran koperasi ini mendukung tujuan pemerataan ekonomi nasional dan penguatan kemandirian desa sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Dengan adanya Kopdes sebagai pusat kegiatan ekonomi desa, diharapkan desa-desa di Indonesia dapat menjadi basis pertumbuhan ekonomi dari bawah dengan prinsip gotong royong dan ekonomi kerakyatan, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, terutama dalam peningkatan pendapatan dan kesejahteraan sosial ekonomi.

Baca Lainnya

Pendidikan Vokasi Jadi Kunci SDM Unggul, Gubernur Khofifah Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri

4 August 2026 - 07:13 WIB

BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman

3 August 2026 - 01:45 WIB

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

1 August 2026 - 02:37 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis