Menu

Dark Mode
Hubungan Jatim-Singapura Makin Produktif, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Investasi dan Perdagangan Gubernur Khofifah Apresiasi Capaian JDIH Jatim, Dorong Layanan Informasi Hukum Semakin Terbuka dan Mudah Diakses Pengabdian ASN Diperkuat dengan Inovasi, Gubernur Khofifah Dorong SIKAP dan Pengelolaan Sampah Jadi Praktik Baik Gubernur Khofifah Undang Anak-Anak yang Hormat Bendera dari Luar Grahadi, Teguhkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda Usai Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah Ajak Paskibraka Jatim Jadikan Pengalaman sebagai Bekal Kepemimpinan Gubernur Khofifah: Nasionalisme dan Persatuan Masyarakat Jatim Jadi Modal Kuat Wujudkan Indonesia Berdaulat

Ekonomi & Bisnis

Pengangguran Terendah sejak 1998, Ada 3,59 Juta Lapangan Kerja Baru Tercipta di 2025

badge-check


Pengangguran Terendah sejak 1998, Ada 3,59 Juta Lapangan Kerja Baru Tercipta di 2025 Perbesar

Indonesia mencatat tonggak penting di awal 2025. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2025 turun menjadi 4,76 persen—angka terendah sejak krisis moneter tahun 1998. Momentum positif ini juga ditandai dengan penciptaan 3,59 juta lapangan kerja baru di seluruh sektor ekonomi.

Kondisi ketenagakerjaan nasional menunjukkan tren membaik, meski dunia masih dibayangi ketidakpastian ekonomi global. Indikator kualitas pekerjaan juga mengalami peningkatan. Proporsi pekerja penuh naik dari 65,6 persen menjadi 66,2 persen. Sementara itu, angka setengah pengangguran menurun dari 8,5 persen menjadi 8,0 persen, dan pekerja paruh waktu turun tipis dari 25,9 persen menjadi 25,8 persen.

“Di tengah tantangan global, pasar kerja kita tetap tangguh. Ini mencerminkan resiliensi dan efektivitas kebijakan lintas sektor,” ujar Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Jumat (9/5/2025).

Tiga sektor utama menjadi penopang penciptaan lapangan kerja terbesar. Sektor perdagangan menyerap 980 ribu tenaga kerja baru, disusul pertanian sebanyak 890 ribu orang, dan industri pengolahan 720 ribu orang.

Di sektor industri pengolahan, subsektor industri alas kaki menjadi penyerap tenaga kerja terbanyak, yaitu 172 ribu orang. Industri makanan kecil menyumbang 137 ribu pekerjaan, dan industri komponen sepeda motor menambah 117 ribu lapangan kerja.

Menaker Yassierli menegaskan, capaian ini merupakan hasil dari kerja sama erat antara kementerian, pelaku usaha, serikat pekerja, serta mitra pembangunan. Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ini.

“Meski tren saat ini positif, ketidakpastian ekonomi global dan potensi perang tarif masih menjadi risiko yang harus diantisipasi. Kami akan terus mendorong produktivitas dan daya saing tenaga kerja nasional,” tambahnya.

Pencapaian ini menjadi harapan baru bagi angkatan kerja Indonesia, terutama generasi muda dan pencari kerja baru. Dengan fondasi ketenagakerjaan yang semakin kuat, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk membangun ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

16 August 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis