Menu

Dark Mode
Kado Kemerdekaan dari Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Gratiskan Trans Jatim pada 17 Agustus Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Nganjuk, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat Perkuat Pangan, Respons Cepat, dan Pembangunan SDM, Gubernur Khofifah Selaraskan Kebijakan Jatim dengan Arahan Presiden Prabowo Gubernur Khofifah Gaungkan Kembali Seruan Perdamaian di Harlah ke-80 Muslimat NU Kalbar Peringatan Hari Pramuka ke-65, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Regenerasi Pelaku Pertanian Jembatan Perintis Garuda Genjeng Hubungkan 40 Desa, Gubernur Khofifah Optimistis Mobilitas Warga Makin Lancar

Ekonomi & Bisnis

Indonesia Perkuat Komitmen Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Transportasi Udara

badge-check


Indonesia Perkuat Komitmen Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca Transportasi Udara Perbesar

Jakarta — Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) menyelenggarakan Kegiatan Monitoring Pencapaian Kegiatan Penanganan Perubahan Iklim dan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Subsektor Transportasi Udara di Jakarta 14-15 Juli 2025.

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para pemangku kepentingan, termasuk Kementerian/Lembaga, operator bandar udara, maskapai penerbangan, serta mitra industri, untuk bersama-sama mengevaluasi capaian program, mengidentifikasi tantangan, serta memperkuat sinergi dalam menurunkan emisi GRK di sektor penerbangan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Achmad Setiyo Prabowo, dalam sambutannya menegaskan bahwa transportasi udara memiliki peran vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, namun juga menjadi salah satu penyumbang emisi GRK yang perlu ditangani secara serius.

“Sebagai bagian dari komitmen Indonesia terhadap Paris Agreement dan target Net Zero Emission (NZE)pada 2060, kami terus mendorong pelaksanaan program dan kebijakan yang mendukung penurunan emisi di sektor penerbangan,” ujar Achmad dalam siaran persnya yang diterima InfoPublik, Selasa (15/7/2025).

Dalam forum ini, peserta membahas sejumlah agenda penting yang berkaitan dengan upaya penurunan emisi gas rumah kaca di sektor transportasi udara. Salah satu topik utama adalah penyusunan Program Kerja Tim RAN GRK untuk periode 2025–2027, yang akan menjadi panduan strategis dalam pelaksanaan aksi mitigasi emisi pada tahun-tahun mendatang.

Selain itu, dilakukan monitoring dan evaluasi hasil penghitungan emisi di bandar udara, penghitungan emisi GRK yang telah dicapai, sebagai bentuk evaluasi terhadap efektivitas program yang sudah berjalan. Inventarisasi emisi di subsektor transportasi udara juga menjadi fokus, guna memperoleh data yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Tak kalah penting, forum ini juga membahas perkembangan implementasi  Sustainable Aviation Fuel (SAF) sebagai bahan bakar ramah lingkungan untuk mendukung pengurangan emisi karbon di industri penerbangan. Di sisi lain, Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung skema internasional CORSIA (Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation), yang bertujuan menstabilkan emisi penerbangan internasional melalui efisiensi operasional dan mekanisme pengimbangan karbon.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memaparkan sejumlah langkah strategis yang telah dan tengah dilaksanakan, termasuk peningkatan efisiensi energi pada operasional bandara dan penerbangan, penggunaan bahan bakar rendah karbon, serta penguatan regulasi pelaporan emisi secara transparan dan akuntabel.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dan mempercepat transformasi menuju transportasi udara yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan,” tutup Achmad.

Baca Lainnya

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan

8 August 2026 - 11:13 WIB

Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim

6 August 2026 - 07:02 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis