Menu

Dark Mode
Pendapatan Daerah Tembus Rp29,88 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pengelolaan Keuangan Jatim Tetap Akuntabel dan Transparan Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa

Sosial & Budaya

Peringati HAN 2025, Menko PMK Ajak Anak Hidup Sehat dan Bijak Berteknologi

badge-check


Peringati HAN 2025, Menko PMK Ajak Anak Hidup Sehat dan Bijak Berteknologi Perbesar

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan pentingnya literasi digital dan kecerdasan artifisial (AI) di kalangan anak-anak, orang tua, dan pendidik.

Hal tersebut disampaikannya membuka Seminar Nasional Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tahun 2025 di Universitas Negeri Malang pada Selasa (15/7/2025).

Pratikno menyebut Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dalam frekuensi kunjungan ke aplikasi AI. Sementara itu, rata-rata screen time orang Indonesia lebih dari 7 jam per hari.

“Maka, kita perlu bijak, tidak mudah percaya, kritis, serta menggunakan teknologi untuk tujuan kebaikan, seperti mendorong inovasi,” kata Pratikno.

Sebagai bentuk komitmen nyata, dilakukan pembacaan Deklarasi HAN 2025 dan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemenko PMK dan Universitas Negeri Malang untuk penguatan perlindungan anak berbasis akademik dan kebijakan publik.

Ini untuk menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan agenda nasional lintas sektor dan lintas generasi bukan hanya tanggung jawab satu institusi, tetapi seluruh elemen bangsa.

Peringatan HAN 2025 hari ini juga di warnai dengan adanya Wall of Hope Anak Indonesia yang menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak untuk menyampaikan harapan dan cita-cita mereka, mulai dari ingin menjadi guru, dokter, hingga pesan bijak tentang hidup sehat dan bijak berteknologi.

Dinding ini mencerminkan semangat anak-anak untuk masa depan yang lebih baik, serta menjadi simbol penghormatan atas hak mereka untuk bersuara dan didengar.

Pada kesempatan yang sama, Pratikno meninjau kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di Gedung Graha Cakrawala, Universitas Negeri Malang yang diikuti 500 siswa dari berbagai sekolah, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

Para siswa diberikan pemeriksaan kesehatan gigi, mata, telinga, gula darah, hingga pemeriksaan kondisi gizi.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur

22 June 2026 - 06:56 WIB

Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia

22 June 2026 - 02:56 WIB

Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial

21 June 2026 - 12:32 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya