Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Sebut OMC Hingga Water Bombing Terus Dikerahkan untuk Karhutla di Jatim Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan Melalui Bantuan Afirmasi di Pacitan Gubernur Khofifah Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Napak Tilas Gerilya Jenderal Sudirman di Pacitan Raih ISC Fellow di Paris, Sri Fatmawati Harumkan Nama Indonesia di Kancah Sains Global Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berakhlak, Gubernur Khofifah memimpin Upacara Hari Santri 2026 di Pacitan Tinjau Baksos Kesehatan di Pacitan, Gubernur Khofifah Tegaskan Semangat Santri Sehat Indonesia Kuat

Ekonomi & Bisnis

Fundamental Ekonomi Indonesia Tunjukkan Ketahanan Solid

badge-check


Fundamental Ekonomi Indonesia Tunjukkan Ketahanan Solid Perbesar

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyatakan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini terus menunjukkan ketahanan yang solid. Kinerja kuartal kedua 2025 mencatat pertumbuhan 5,12 persen year-on-year dengan pertumbuhan sepanjang semester I 2025 4,99 persen.

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/9/2025).

Menko Airlangga juga mengungkapkan indikator-indikator utama sebagai bukti solidnya perekonomian Indonesia. Indikator yang dimaksud, pertama, PMI Manufaktur membaik ke angka 51,5 didorong oleh ekspansi output dan permintaan baru. Indeks sebelumnya 46,7 pada April 2025; 47,4 pada Mei 2025; 46,9 di Juni 2025; dan 49,2 di Juli 2025.

Kedua, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam momentum menguat selama pekan kemarin bahkan sempat mencapai all time high 8.000.

“Penurunan hanya terjadi saat demo besar hari Jumat, untuk itu pemerintah yakin optimisme ini masih ada di tengah tengah kita dan harus kita jaga,” jelas Menko.

Seperti diketahui, kinerja IHSG pada 25 Agustus 2025 mencapai 7.926 atau menguat 0,87 persen; 28 Agustus 2025 menyentuh 7.952 atau menguat 0,2 persen; dan pada Jumat 29 Agustus mencapai 7.830 menurun 1,53 persen.

Ketiga, inflasi terkendali di kisaran 2,37 persen, data sampai Juli 2025. Pemerintah akan merilis angka inflasi Agustus 2025 dan diyakini masih terkendali.

Keempat, nilai tukar yang stabil pada kisaran Rp16.490 per USD. Nilai ini terdepresiasi 2,35 persen sejak awal tahun.

Kelima, neraca perdagangan yang konsisten surplus. Pada hari ini juga akan dirilis angka neraca perdagangan Agustus 2025.

Keenam, konsumsi domestik yang masih kuat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, kenaikan aktivitas belanja ritel (baik offline maupun online), dan dorongan stimulus untuk daya beli,

Ketujuh, peningkatan investasi seiring impor barang modal tumbuh kuat (32,5 persen year on year/yoy di Q2-25) dan industri pengolahan yang tumbuh positif (5,08 persen yoy di Q2-25).

“Artinya ini menunjukkan aktivitas pembangunan pabrik dan fasilitas produksi baru, artinya ada potensi ekspansi di kuartal III 2025,” ujar Menko Airlangga.

Terakhir, tingginya perputaran uang dan transaksi keuangan di berbagai provinsi menunjukkan masih tingginya aktivitas ekonomi secara spasial.

“Terkait situasi terkini, dengan fundamental ekonomi yang solid, pemerintah yakin dampak dari dinamika sosial dan politik yang terjadi terhadap ekonomi hanya bersifat jangka pendek dan kami harapkan akan membaik dengan segera,” kata Menko Airlangga.

Baca Lainnya

Hasilkan Rp1,218 Triliun, Gubernur Khofifah Sebut Misi Dagang Jatim-Aceh Bukan Proses Instan

19 October 2026 - 12:43 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Gubernur Khofifah Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Sektor Pangan Jatim

16 October 2026 - 06:39 WIB

Gubernur Khofifah Hadirkan Bahan Pokok Murah dan Produk IKM bagi Warga Batuputih Laok Sumenep

15 October 2026 - 11:05 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis