Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Optimis Produk UKM Jatim Mampu Bersaing dan Berjaya di Pasar Internasional Gubernur Khofifah Berbelasungkawa atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Perkuat Transportasi Inklusif di Malang Raya, Gubernur Khofifah Buka Rute Baru Trans Jatim Koridor II Di AMSI Awards 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Kejujuran Media di Era Post-Truth Capai Akreditasi Internasional JCI Ketiga Kalinya, RSUD Dr Soetomo Dipuji Gubernur Khofifah Perkuat Komunikasi dan Ruang Aman Pesantren, Halaqah Santri Digital Jatim 2026 Siapkan Deklarasi Bersama

Politik & Pemerintahan

Mahasiswa: Kritik ke Pemerintah Adalah Bentuk Cinta Bangsa

badge-check


Mahasiswa: Kritik ke Pemerintah Adalah Bentuk Cinta Bangsa Perbesar

Jakarta – Para perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog langsung dengan jajaran pemerintah di Istana Negara, Kamis (4/9/2025).

Mereka disambut hangat oleh  Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro

Pertemuan ini dinilai sebagai ruang strategis untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat iklim demokrasi di Indonesia.

Koordinator Media BEM SI Kerakyatan, Pasha Fazillah Afap, menilai undangan silaturahmi tersebut sebagai wujud keterbukaan pemerintah.

“Bapak Mensesneg sudah memberikan respons positif dan akan segera menyampaikannya ke Presiden. Kebetulan Pak Presiden berhalangan hadir karena mengikuti acara Maulid di Istiqlal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kaleb Otniel Aritonang, Ketua BEM UPN Veteran Jakarta, menyampaikan bahwa pemerintah siap mengakomodasi aspirasi mahasiswa. Hal senada disampaikan Phalosa dari Universitas Yarsi yang menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus mengawal respons pemerintah.

“Apapun tuntutan yang kami sampaikan hari ini harus tetap kami kawal. Mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk mengawalnya bersama masyarakat,” ujarnya.

Dari kelompok Cipayung, Ketua Umum DPP GMNI, Risyad Fahlefi, menegaskan bahwa poin utama yang mereka bawa adalah perlindungan terhadap aktivis.

Risyad menambahkan, aspirasi mahasiswa telah diterima dengan baik oleh pemerintah dan diyakini segera ditindaklanjuti.

“Aspirasi akan ditindaklanjuti secepatnya melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Kita tunggu respons berikutnya dari pemerintah dan DPR,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Umum PB PMII, M. Shofiyullah Cokro, menekankan pentingnya keterbukaan pemerintah.

“Kendala yang dihadapi pemerintah sebaiknya disampaikan secara terbuka, agar mahasiswa sebagai agen intelektual dapat membantu, bukan hanya menuntut,” ucapnya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Bertemu di Grahadi, Bahas Stabilitas Keamanan dan Kesejahteraan Warga

24 October 2026 - 02:13 WIB

Soroti Serapan 24,46 Juta Pekerja Jatim, Gubernur Khofifah Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri Besutan Kapolri

17 October 2026 - 12:11 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Kembalinya Dua Putra Daerah Jatim dalam Acara Kenal Pamit Kapolda di Surabaya

14 October 2026 - 07:07 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan