Menu

Dark Mode
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

Berita

Dari Mobil hingga Batubara, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Perdagangan Jatim-Kalsel Rp18 Triliun

badge-check


Dari Mobil hingga Batubara, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Perdagangan Jatim-Kalsel Rp18 Triliun Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya kebersamaan dan sinergi lintas provinsi dalam menjaga persaudaraan dan persatuan bangsa sekaligus menguatkan konektivitas ekonomi. 

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri forum silahturahmi  masyarakat Kalimantan Selatan asal Jatim dalam rangka penguatan pasar antar daerah di  Banjarmasin, Selasa (16/9)

“Silaturahmi seperti ini jangan pernah dipandang kecil. Pertemuan ini bukan hanya perekat antarprovinsi, tapi juga perekat kebangsaan. Panjenengan semua yang hadir di sini sesungguhnya adalah penguat persatuan Indonesia,” kata Khofifah

Menurut Khofifah, kesamaan tradisi sosial dan spiritual antara Jatim dan Kalsel, yang sama-sama berlandaskan Ahlussunnah Wal Jama'ah, menjadi modal besar dalam membangun moderasi beragama dan toleransi.

“Kesamaan ini harus kita rawat untuk memperkuat soliditas dan solidaritas, agar bangsa Indonesia tetap kokoh menghadapi tantangan global,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, silaturahmi kali ini tak hanya menjadi ajang temu masyarakat Kalsel asal Jatim, tetapi juga menjadi momentum penguatan kolaborasi.

Untuk itu, Pemprov Jatim terus memaksimalkan misi dagang dengan persiapan matang melalui business matching dan business meeting secara virtual sebelum acara berlangsung.

Dari segi perdagangan, Kalsel menjadi mitra dagang yang strategis bagi Jatim. Tahun 2023, Perdagangan Jatim dan Kalsel mencapai Rp 18,28 Triliun, yang mana nilai tersebut terdiri dari nilai bongkar sebesar Rp 11,70 Triliun dan nilai muat sebesar Rp 6,58 Triliun. 

Dari segi ekspor berdasarkan data BPS Jatim pada Juli 2025, nilai ekspor Jatim (y-on-y) tumbuh 20,96%. Ia menilai capaian tersebut tak lepas dari kerja keras para pelaku usaha sekaligus menjadi momentum untuk membuka lebih banyak jejaring antarprovinsi.

Sementara dari sisi penjualan Jatim ke Kalsel, komoditas utama yang mendominasi adalah mobil dan kendaraan bermotor untuk penumpang dengan nilai Rp 2,48 triliun, atau setara dengan 37,7% dari total penjualan. 

Selain itu, Jawa Timur juga banyak menjual suku cadang mesin bor dan alat berat, mineral lainnya, kursi dengan rangka kayu, serta berbagai furnitur. Secara keseluruhan, 5 komoditas utama ini berkontribusi sebesar 70,7% terhadap total penjualan Jawa Timur ke Kalimantan Selatan. 

Dari sisi pembelian Jatim dari Kalsel, terlihat dominasi yang sangat besar dari komoditas batubara, dengan nilai mencapai dengan nilai mencapai Rp 11,04 triliun atau 94,4% dari total pembelian. 

"Selain batubara, Jawa Timur juga membeli karet alam, ikan kering atau diasinkan, ikan olahan, serta crustacea tidak beku. Kelima komoditas ini menyumbang 99,14% dari total pembelian Jawa Timur dari Kalimantan Selatan," pungkasnya.

Sementara itu Ketua Paguyuban Warga Kalsel asal Jatim Edi Sucipto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perhatian Gubernur Khofifah. Menurutnya pertemuan ini dapat menjadi momentum memperkuat kebersamaan, jejaring sosial, dan sinergi antara masyarakat perantauan dengan pemerintah daerah asal.

“Kami berterima kasih atas bimbingan, arahan, serta dukungan yang Ibu berikan. Berkat perhatian beliau, banyak warga Jatim di rantau yang sukses meniti karir hingga dipercaya menjadi pimpinan di berbagai instansi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya,” ujarnya

Di akhir acara, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan tali asih kepada paguyuban masyarakat Kalsel asal Jatim sebesar Rp50 juta.

Baca Lainnya

Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi

15 July 2026 - 01:49 WIB

Gubernur Khofifah: Keberhasilan Birokrasi Diukur dari Manfaat Nyata yang Dirasakan Masyarakat melalui Pelayanan Publik Berkualitas

2 July 2026 - 10:54 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Kepemimpinan Tidak Cukup Administratif, tetapi Harus Mampu Menginspirasi dan Membangun Kesadaran Masyarakat

26 June 2026 - 03:58 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan