Menu

Dark Mode
Puluhan Ribu Masyarakat Bersholawat di Grahadi, Gubernur Khofifah: Mari Kita Jaga Indonesia dan Kuatkan Persatuan Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan Dari Grahadi untuk Keluarga Pejuang, Gubernur Khofifah Lepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa Salurkan Bantuan ke 22 Daerah Gubernur Khofifah Pesankan Semangat Heroisme dan Nasionalisme kepada 1.537 Kontingen Pramuka Jatim

Sosial & Budaya

Wamenkomdigi Tekankan Keamanan Siber sebagai Keterampilan Hidup di Era Digital

badge-check


Wamenkomdigi Tekankan Keamanan Siber sebagai Keterampilan Hidup di Era Digital Perbesar

Jakarta – Kesalahan manusia (human error) masih menjadi salah satu faktor risiko terbesar dalam berbagai insiden keamanan siber. Oleh karena itu, pemahaman terhadap prinsip-prinsip dasar keamanan siber dinilai penting sebagai keterampilan hidup (life skill) yang perlu dimiliki setiap individu di era digital.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, melalui rekaman video pada acara Cyber Security School Competition, Expo & Talkshow 2025 yang digelar di Universitas Amikom, Yogyakarta, pada Senin (15/12/2025).

“Prinsip-prinsip dasar keamanan siber penting diketahui sebagai life skill karena sebagian besar ancaman siber berasal dari kesalahan manusia,” ujar Wamenkomdigi.

Nezar menjelaskan, Kementerian Komunikasi dan Digital terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan siber melalui berbagai program, di antaranya literasi digital dan Digital Talent Scholarship (DTS). Program-program tersebut ditujukan untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menjaga keamanan di ruang digital.

Ia juga mengajak generasi muda yang memiliki minat di bidang keamanan siber untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya. Menurutnya, kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki keahlian di bidang keamanan siber semakin meningkat seiring dengan pesatnya transformasi digital.

“Keahlian di bidang cyber security sangat dibutuhkan di era transformasi digital yang sedang berlangsung cukup dinamis,” jelasnya.

Nezar berharap kompetisi dan kegiatan edukasi di bidang keamanan siber yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital bekerja sama dengan Universitas Amikom dapat melahirkan talenta-talenta unggul. Kehadiran para pakar keamanan siber tersebut diharapkan mampu berkontribusi dalam mewujudkan ruang digital Indonesia yang aman dan berdaulat.

Baca Lainnya

Puluhan Ribu Masyarakat Bersholawat di Grahadi, Gubernur Khofifah: Mari Kita Jaga Indonesia dan Kuatkan Persatuan

9 August 2026 - 05:17 WIB

Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole

8 August 2026 - 23:35 WIB

Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan

8 August 2026 - 03:12 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya