Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Sosial & Budaya

1 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

badge-check


1 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang Perbesar

Aceh Tamiang — Ketersediaan air bersih dan akses komunikasi bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang mulai berangsur pulih. Setelah sempat mengalami keterbatasan, masyarakat kini kembali dapat memenuhi kebutuhan dasar seperti air minum, memasak, beribadah, serta berkomunikasi dengan keluarga.

Sebanyak sekitar 1 juta liter air bersih telah disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak melalui 118 mobil tangki berkapasitas 8.000 liter. Distribusi dilakukan secara bertahap selama sepekan untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi, terutama di daerah dengan sumber air yang tercemar banjir.

Pemulihan juga terjadi pada sektor telekomunikasi. Jaringan komunikasi di wilayah terdampak mulai normal sehingga warga dapat kembali mengakses informasi dan mengurus kebutuhan sehari-hari yang sebelumnya terhambat.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, pemulihan difokuskan pada kebutuhan paling mendasar masyarakat. “Kami memberangkatkan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga bersama mitra. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudari kita di wilayah terdampak, khususnya Aceh Tamiang,” ujarnya saat pelepasan bantuan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Minggu (28/12/2025).

Selain air bersih, bantuan yang disalurkan meliputi obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda berfasilitas MCK, serta kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah juga menyiapkan alat berat dan sumur bor untuk membantu pembersihan lumpur dan pemulihan lingkungan permukiman.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kemkomdigi dengan Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XLSmart, serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Meutya menambahkan, pemulihan jaringan telekomunikasi telah mencapai lebih dari 95 persen. Namun, di beberapa wilayah seperti Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, kualitas jaringan masih bergantung pada pasokan listrik dan berada pada kisaran 60 hingga 80 persen.

“Kami terus memantau dan mempercepat pemulihan di titik-titik yang masih terkendala pasokan listrik,” jelasnya.

Kemkomdigi memastikan akan terus mengawal pemulihan konektivitas agar layanan informasi, komunikasi keluarga, dan pelayanan publik dapat berjalan normal pascabanjir.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

4 November 2026 - 08:23 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI

4 November 2026 - 01:41 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo

3 November 2026 - 12:47 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya