Menu

Dark Mode
Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole Gubernur Khofifah Pastikan Intervensi Harga Pangan Berkelanjutan, Pasar Murah Disambut Antusias Warga Pasuruan Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan Dari Grahadi untuk Keluarga Pejuang, Gubernur Khofifah Lepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa Salurkan Bantuan ke 22 Daerah Gubernur Khofifah Pesankan Semangat Heroisme dan Nasionalisme kepada 1.537 Kontingen Pramuka Jatim Ringankan Beban Ekonomi Ojol, Gubernur Khofifah Hadirkan Pembebasan Denda dan Pokok Tunggakan PKB di Jawa Timur

Sosial & Budaya

1 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang

badge-check


1 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Terdampak Banjir Aceh Tamiang Perbesar

Aceh Tamiang — Ketersediaan air bersih dan akses komunikasi bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang mulai berangsur pulih. Setelah sempat mengalami keterbatasan, masyarakat kini kembali dapat memenuhi kebutuhan dasar seperti air minum, memasak, beribadah, serta berkomunikasi dengan keluarga.

Sebanyak sekitar 1 juta liter air bersih telah disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak melalui 118 mobil tangki berkapasitas 8.000 liter. Distribusi dilakukan secara bertahap selama sepekan untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi, terutama di daerah dengan sumber air yang tercemar banjir.

Pemulihan juga terjadi pada sektor telekomunikasi. Jaringan komunikasi di wilayah terdampak mulai normal sehingga warga dapat kembali mengakses informasi dan mengurus kebutuhan sehari-hari yang sebelumnya terhambat.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, pemulihan difokuskan pada kebutuhan paling mendasar masyarakat. “Kami memberangkatkan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga bersama mitra. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudari kita di wilayah terdampak, khususnya Aceh Tamiang,” ujarnya saat pelepasan bantuan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Minggu (28/12/2025).

Selain air bersih, bantuan yang disalurkan meliputi obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda berfasilitas MCK, serta kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah juga menyiapkan alat berat dan sumur bor untuk membantu pembersihan lumpur dan pemulihan lingkungan permukiman.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi Kemkomdigi dengan Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XLSmart, serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Meutya menambahkan, pemulihan jaringan telekomunikasi telah mencapai lebih dari 95 persen. Namun, di beberapa wilayah seperti Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, kualitas jaringan masih bergantung pada pasokan listrik dan berada pada kisaran 60 hingga 80 persen.

“Kami terus memantau dan mempercepat pemulihan di titik-titik yang masih terkendala pasokan listrik,” jelasnya.

Kemkomdigi memastikan akan terus mengawal pemulihan konektivitas agar layanan informasi, komunikasi keluarga, dan pelayanan publik dapat berjalan normal pascabanjir.

Baca Lainnya

Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole

8 August 2026 - 23:35 WIB

Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan

8 August 2026 - 03:12 WIB

Dari Grahadi untuk Keluarga Pejuang, Gubernur Khofifah Lepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa Salurkan Bantuan ke 22 Daerah

7 August 2026 - 09:07 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya