Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Perkuat Semangat Kemerdekaan Lewat Pasar Murah dan Pembagian Ribuan Bendera di Gresik Jaga Jatim Tetap Damai di Era Digital, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Positif di Ruang Siber Sambut IGIC 2026, Gubernur Khofifah Ajak Masjid Perkuat Pemberdayaan Umat, Diplomasi, dan Perdamaian Pendidikan Vokasi Jadi Kunci SDM Unggul, Gubernur Khofifah Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu

Ekonomi & Bisnis

Tak Main-main, Menteri KKP Bertindak Tegas pada Kontraktor Proyek KNMP

badge-check


Tak Main-main, Menteri KKP Bertindak Tegas pada Kontraktor Proyek KNMP Perbesar

Yogyakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau secara langsung pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Hingga saat ini, progres pembangunan rata-rata telah melampaui 90 persen.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Trenggono meminta pihak kontraktor segera melakukan perbaikan apabila menemukan hasil pekerjaan yang dinilai belum memenuhi standar. Ia menegaskan tidak memberikan toleransi terhadap kualitas pekerjaan, karena aspek detail sangat menentukan mutu bangunan.

“Tadi saya melihat masih ada beberapa pekerjaan yang kualitasnya perlu diperbaiki. Saya minta kontraktor segera melakukan pembenahan,” ujar Menteri Trenggono usai meninjau pembangunan KNMP di Desa Poncosari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (2/1/2026).

Kampung Nelayan Merah Putih Poncosari dilengkapi berbagai fasilitas perikanan yang disiapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), mulai dari infrastruktur bangunan, sarana prasarana rantai dingin, hingga alat penangkapan ikan. Infrastruktur bangunan tersebut mencakup kantor pengelola, kios perbekalan, gudang beku, pabrik es, shelter coolbox, bengkel nelayan, balai nelayan, sentra kuliner, serta tempat perbaikan jaring.

Sementara itu, fasilitas rantai dingin meliputi mesin gudang beku portabel, pabrik es portabel, kendaraan berpendingin, serta puluhan unit coolbox. Adapun sarana penangkapan ikan terdiri dari 10 unit kapal berkapasitas di atas 5 GT, 100 unit mesin kapal, serta ratusan alat tangkap ramah lingkungan.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Menteri Trenggono juga memastikan seluruh fasilitas perikanan nantinya siap dikelola oleh Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Sebelum mengunjungi Poncosari, ia telah lebih dahulu meninjau lokasi KNMP di Kabupaten Purworejo, Kabupaten Pati, dan Cirebon.

Ia juga menyampaikan rencana untuk mengecek progres pembangunan KNMP di wilayah Indonesia timur, dengan target penyelesaian pada Januari 2026. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nelayan secara signifikan, seperti yang telah terjadi di Biak, Papua, sehingga nilai tukar nelayan turut meningkat.

Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP, Trian Yunanda, menambahkan bahwa dari total 65 lokasi pembangunan KNMP tahap pertama tahun 2025, beberapa di antaranya telah rampung sepenuhnya, termasuk di Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Selatan.

Sebagian besar lokasi lainnya masih diselesaikan secara bertahap dengan target rampung pada akhir Januari 2026. Namun, untuk beberapa lokasi yang terdampak bencana alam seperti banjir dan longsor, penyelesaian ditargetkan paling lambat pada Februari 2026.

“Kami terus mempercepat prosesnya agar seluruh pembangunan selesai akhir Januari. Memang ada pengecualian untuk beberapa daerah yang terdampak bencana, seperti Langsa, Bireun, Aceh Utara, dan Padang Pariaman. Meski begitu, kami tetap berkoordinasi dengan kontraktor dan pemerintah daerah agar bisa selesai pada Januari,” ujar Trian.

Sebagai informasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,34 triliun untuk pembangunan 65 Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia. Program ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi desa nelayan melalui peran aktif koperasi dan partisipasi masyarakat.

Baca Lainnya

Pendidikan Vokasi Jadi Kunci SDM Unggul, Gubernur Khofifah Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri

4 August 2026 - 07:13 WIB

BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman

3 August 2026 - 01:45 WIB

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

1 August 2026 - 02:37 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis