Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor, Apresiasi Kontribusi Pendidikan Pesantren bagi Bangsa Pemprov Jatim Salurkan Air Bersih dan Sarana Penampungan, Gubernur Khofifah Perkuat Mitigasi Kekeringan Sholat Istisqa’ Dipimpin Syaikh Muhammad Fadhil Al Jailani, Gubernur Khofifah Mohon Hujan Rahmat untuk Jatim Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau Kekeringan Meluas di Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pencarian Sumber Air Permanen hingga Pembangunan Embung Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM

Daerah

PMK di Jawa Timur Tertangani Dengan Baik, Khofifah Optimis Stok Hewan Ternak Aman Jelang Ramadhan

badge-check


PMK di Jawa Timur Tertangani Dengan Baik, Khofifah Optimis Stok Hewan Ternak Aman Jelang Ramadhan Perbesar

SURABAYA, 18 JANUARI 2025 – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi di Jatim terus ditangani secara maksimal. Penanganan PMK di Jatim sendiri telah dimulai pada Bulan November 2024 dengan droping obat-obatan antibiotik, antipyretik, analgesik dan vitamin kepada seluruh Kab/kota untuk pengobatan ternak.

Bulan Desember 2024 minggu ke-4, Jatim mendapatkan vaksin PMK produksi Pusvetma sebanyak 12.500 dosis, dan sudah dibagi ke kab/Kota dan sudah selesai divaksinkan kepada ternak. Pada 15 Januari 2025 Jatim mendapatkan vaksin 165.000 dosis produk Pusvetma dan sudah didistribusikan kepada Kab/Kota untuk vaksinasi ternak sehat, target selesai akhir Januari 2025.

Tidak hanya itu, Jatim juga terus memaksimalkan penyemprotan disinfektan dan lalu lintas ternak bersama BPBD Provinsi Jatim dan Kab/Kota untuk mengurangi penularan di pasar hewan. Jumlah Pasar Hewan 185 unit, saat ini sudah melakukan penutupan sebanyak 10 Unit Pasar Hewan ( Kab.Tulungagung, Lamongan, Kediri, Situbondo, Ponorogo, Pacitan) melalui SK Bupati.

Sementara pasar yang masih beroperasi menerapkan pemeriksaan kepada ternak yang dijual dan akan dilalulintaskan dengan pernyataan surat keterangan sehat dari Dokter hewan berwenang, dan sudah dilakukan vaksinasi minimal satu kali pada ternak dan penyemprotan disinfektan secara berkala di pasar hewan.

Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas upaya penanganan PMK di Jatim. Baik pemerintah, tenaga kesehatan hewan (dokter hewan), peternak, dll atas kerja kerasnya memaksimalkan upaya penanganan.

Langkah-langkah baik pencegahan maupun penanganan PMK seperti vaksinasi massal, pengawasan distribusi hewan ternak, dan karantina di daerah terdampak, dinilai Khofifah sangat penting apalagi menjelang Bulan Suci Ramadhan.

“Kurang lebih 1,5 bulan lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan. Kami mohon pencegahan maupun penanganan penyakit PMK ini terus dimaksimalkan. InsyaAllah stok hewan ternak jelang Ramadhan di Jatim aman dan mampu menjadi penyangga kebutuhan daerah lain,” kata Khofifah di Surabaya, Sabtu (18/1).

Menurutnya, berbagai upaya tersebut juga penting dilakukan karena Jatim sebagai salah satu lumbung pangan atau sentra peternakan utama di Indonesia. Jatim juga memiliki peran strategis dalam menyediakan pasokan daging nasional, sehingga penanganan wabah ini menjadi prioritas utama.

Tidak hanya itu, peningkatan kerja sama antara pemerintah, peternak, dan komunitas lokal sangat penting untuk mempercepat cakupan vaksinasi. Termasuk langkah-langkah pendukung seperti pengawasan lalu lintas hewan ternak, dan edukasi peternak juga terus dilakukan.

“Dengan langkah-langkah yang optimal, diharapkan wabah PMK dapat terkendali, sehingga keberlanjutan produksi ternak dan kebutuhan pangan masyarakat, terutama menjelang Ramadan, dapat terjamin,” terangnya.

Sebagai informasi, total sapi potong dan sapi perah di Jatim sebanyak 3,3 juta ekor (data sensus pertanian BPS RI 2023). yang terlaporkan terserang PMK periode 1 Desember 2024 s/d 17 Januari 2025 sebanyak 15.858 ekor (0.4 % dari total populasi sapi jatim)

Setelah dilakulan pengobatan dari total yang sakit telah sembuh 4.447 ekor (28%) sedangkan 10.239 ekor masih sakit dan dalam proses penyembuhan (65%), selanjutnya terdapat 829 ekor mati (5,2%) dan tetdapat 343 ekor potong bersyarat (2,2%)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Lainnya

Dari Pengungsian Manggarai, Khofifah Pastikan Anak Korban Gempa Dapat Pendampingan Psikososial

24 August 2026 - 01:52 WIB

Sambut Lebaran, PW DMI Jatim Resmikan Program Masjid Ramah Pemudik di Jombang

18 March 2026 - 10:38 WIB

Ibu Yuliati Kukuhkan Kepengurusan Dekranasda Jombang Periode 2025–2030

13 February 2026 - 14:21 WIB

Berita Populer di Berita