Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa Gubernur Khofifah: Keluarga yang Tangguh Akan Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjadi Penopang Peradaban Bangsa

Sosial & Budaya

Masalah Sampah Tak Bisa Parsial, Kemendagri Tekankan Kolaborasi

badge-check


Masalah Sampah Tak Bisa Parsial, Kemendagri Tekankan Kolaborasi Perbesar

Jakarta — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan bahwa kolaborasi lintas daerah menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah Indonesia. Penanganan sampah dinilai tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antarpemerintah daerah.

Kemendagri menilai permasalahan sampah bersifat lintas wilayah, mulai dari produksi, pengangkutan, hingga pengolahan akhir. Oleh karena itu, kerja sama antar kabupaten/kota bahkan lintas provinsi menjadi kebutuhan mendesak agar penanganan sampah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Kemendagri mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi, berbagi praktik baik, serta mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas pengelolaan sampah secara bersama. Pendekatan kolaboratif dinilai mampu menekan biaya, meningkatkan efisiensi, serta memperluas dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Selain kolaborasi antar daerah, Kemendagri juga menekankan pentingnya dukungan kebijakan, penguatan kelembagaan, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Edukasi publik dan perubahan perilaku dinilai sebagai faktor penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Pemerintah pusat berkomitmen untuk terus mendorong dan memfasilitasi sinergi antar daerah dalam pengelolaan sampah. Dengan kerja sama yang kuat, persoalan sampah diharapkan dapat ditangani secara lebih komprehensif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur

22 June 2026 - 06:56 WIB

Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia

22 June 2026 - 02:56 WIB

Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial

21 June 2026 - 12:32 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya