Menu

Dark Mode
Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan Dari Grahadi untuk Keluarga Pejuang, Gubernur Khofifah Lepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa Salurkan Bantuan ke 22 Daerah Gubernur Khofifah Pesankan Semangat Heroisme dan Nasionalisme kepada 1.537 Kontingen Pramuka Jatim Ringankan Beban Ekonomi Ojol, Gubernur Khofifah Hadirkan Pembebasan Denda dan Pokok Tunggakan PKB di Jawa Timur Kunjungan Armada Angkatan Laut RRT ke Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Potensi Kerja Sama Teknologi Maritim Jatim Tumbuh 5,84 Persen dan TPT Turun Jadi 3,42 Persen, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kesempatan Kerja

Sosial & Budaya

Pendidikan Berbasis Cinta Dorong Kerukunan Antarumat di Maluku

badge-check


Pendidikan Berbasis Cinta Dorong Kerukunan Antarumat di Maluku Perbesar

Ambon — Upaya memperkuat harmoni lintas agama di Maluku terus digencarkan melalui penerapan Kurikulum Cinta dan pendekatan ekoteologi. Inisiatif ini diarahkan untuk menanamkan nilai kasih, toleransi, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai fondasi kehidupan bersama yang damai dan berkelanjutan.

Kurikulum Cinta menitikberatkan pada pendidikan berbasis nilai-nilai kemanusiaan universal, seperti saling menghormati, empati, dan kebersamaan. Nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam proses pembelajaran untuk membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya hidup rukun di tengah keberagaman agama dan budaya.

Sementara itu, pendekatan ekoteologi mengaitkan ajaran keagamaan dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan. Melalui perspektif ini, pelestarian alam dipahami sebagai bagian dari panggilan moral dan spiritual bersama yang melampaui sekat-sekat keyakinan.

Penerapan Kurikulum Cinta dan ekoteologi dinilai sangat relevan bagi Maluku yang dikenal memiliki keragaman agama yang kuat serta kearifan lokal yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan. Pendidikan yang mengintegrasikan cinta kasih dan kepedulian lingkungan diharapkan mampu memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat.

Melalui kedua pendekatan tersebut, pemerintah bersama tokoh agama dan para pemangku kepentingan berharap dapat melahirkan generasi yang toleran, berwawasan lingkungan, serta mampu menjaga perdamaian dan keharmonisan di Maluku secara berkelanjutan.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Dua Heli Water Bombing Dikerahkan, Gubernur Khofifah Optimistis Karhutla Bromo Segera Dipadamkan

8 August 2026 - 03:12 WIB

Dari Grahadi untuk Keluarga Pejuang, Gubernur Khofifah Lepas Tim Bakti Negeri Anak Bangsa Salurkan Bantuan ke 22 Daerah

7 August 2026 - 09:07 WIB

Gubernur Khofifah Pesankan Semangat Heroisme dan Nasionalisme kepada 1.537 Kontingen Pramuka Jatim

7 August 2026 - 02:27 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya