Menu

Dark Mode
Sambut IGIC 2026, Gubernur Khofifah Ajak Masjid Perkuat Pemberdayaan Umat, Diplomasi, dan Perdamaian Pendidikan Vokasi Jadi Kunci SDM Unggul, Gubernur Khofifah Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Dunia Industri Gubernur Khofifah Terima Dubes Maroko di Grahadi, Buka Peluang Beasiswa hingga Investasi bagi Jawa Timur Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

Sosial & Budaya

Penguatan Pilar Sosial Budaya ASEAN, Indonesia Tawarkan Strategi Pemberdayaan

badge-check


Penguatan Pilar Sosial Budaya ASEAN, Indonesia Tawarkan Strategi Pemberdayaan Perbesar

Jakarta – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat peran seluruh elemen masyarakat dalam upaya mewujudkan ASEAN yang tangguh, inklusif, dan berorientasi pada masyarakat. Komitmen ini disampaikan pada pertemuan tingkat tinggi yang membahas kerja sama di Pilar Sosial Budaya ASEAN dalam rangka mendukung implementasi ASEAN Community Vision 2045. 

Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh pejabat senior hadir dalam forum yang berlangsung di Makati, Manila, Filipina. Indonesia menekankan pentingnya pemberdayaan komunitas sebagai fondasi ketahanan kawasan, termasuk melalui penguatan perlindungan sosial, pendidikan, ketahanan pangan, kesiapsiagaan kebencanaan, serta pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim. 

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga menyampaikan dukungan terhadap kerangka kerja prioritas RISE yang menjadi bagian dari agenda Keketuaan ASEAN Filipina 2026, yang dinilai sejalan dengan upaya memperkuat kerja sama regional yang bersifat konkret dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat di kawasan. 

Indonesia menilai bahwa pendekatan partisipatif lintas sektor – melibatkan pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, pemuda, dan komunitas lokal — merupakan kunci utama dalam memperkuat daya tangkal ASEAN menghadapi berbagai tantangan global maupun regional ke depan. 

Upaya ini juga sejalan dengan semangat Vision ASEAN 2045 yang menetapkan bahwa pembangunan berkelanjutan dan ketangguhan kawasan harus didukung oleh partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan, serta menjadikan warga ASEAN sebagai pusat pembangunan guna menciptakan komunitas yang dinamis, inklusif, dan berdaya saing tinggi di masa depan. 

📌 Sumber Berita : Infopublik.id

Baca Lainnya

Sambut IGIC 2026, Gubernur Khofifah Ajak Masjid Perkuat Pemberdayaan Umat, Diplomasi, dan Perdamaian

4 August 2026 - 12:20 WIB

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu

3 August 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya