Jakarta – Pemerintah menegaskan pentingnya penguatan manajemen risiko serta kemampuan adaptasi dalam menghadapi dinamika global yang penuh ketidakpastian. Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menekankan bahwa kondisi global saat ini ditandai dengan berbagai tantangan, mulai dari ketegangan geopolitik, volatilitas ekonomi, hingga disrupsi teknologi yang berkembang sangat cepat.
Menurut Wamenkeu, setiap gejolak global memiliki potensi besar untuk berdampak langsung terhadap kondisi domestik. Gangguan tersebut dapat berupa fluktuasi nilai tukar, tekanan terhadap sistem keuangan, hingga kenaikan harga energi dan pangan. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan membaca risiko secara komprehensif dengan perspektif stabilitas nasional.
Ia menegaskan bahwa manajemen risiko tidak lagi bersifat reaktif, melainkan harus dilakukan secara proaktif melalui identifikasi, mitigasi, dan pemantauan risiko secara berkelanjutan. Pendekatan ini menjadi penting agar pemerintah mampu mengantisipasi berbagai potensi gangguan sebelum berkembang menjadi krisis yang lebih besar.
Selain itu, Wamenkeu juga menyoroti pentingnya adaptivitas dalam kebijakan. Dalam situasi global yang berubah cepat, fleksibilitas kebijakan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Pemerintah dituntut untuk mampu menyesuaikan strategi fiskal dan kebijakan ekonomi sesuai perkembangan kondisi global.
Hal ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan meningkatnya kompleksitas risiko akibat faktor geopolitik, ekonomi, serta perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan dan ancaman siber. Ketidakstabilan yang berkelanjutan bahkan telah menjadi karakter utama lanskap global saat ini, sehingga organisasi dan negara perlu mengedepankan strategi adaptif berbasis skenario.
Dalam konteks tersebut, pemerintah Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan lintas sektor, termasuk kebijakan fiskal, moneter, dan makroprudensial, guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Pendekatan kolaboratif ini dinilai penting untuk memastikan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga di tengah tekanan global.
Wamenkeu juga menegaskan bahwa keberhasilan menghadapi ketidakpastian global tidak hanya bergantung pada kekuatan ekonomi semata, tetapi juga pada kemampuan institusi dalam mengelola risiko secara efektif dan beradaptasi dengan cepat. Dengan strategi yang tepat, ketidakpastian global tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.



















