Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

Sosial & Budaya

IKIP 2026 Tidak Digelar, Pemerintah Perkuat Keterbukaan Informasi

badge-check


IKIP 2026 Tidak Digelar, Pemerintah Perkuat Keterbukaan Informasi Perbesar

Jakarta — Pemerintah memutuskan untuk tidak menyelenggarakan pengukuran Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) tahun 2026. Meski demikian, semangat transparansi dan keterbukaan informasi publik ditegaskan tetap menjadi komitmen utama dalam tata kelola pemerintahan.

Keputusan ini tidak dimaknai sebagai penghentian upaya keterbukaan informasi, melainkan bagian dari penyesuaian kebijakan dan evaluasi terhadap mekanisme yang selama ini digunakan. Pemerintah menegaskan bahwa prinsip transparansi tetap menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel.

Keterbukaan informasi publik dinilai sebagai salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi, karena memberikan akses kepada masyarakat terhadap berbagai informasi terkait kebijakan, anggaran, serta kinerja pemerintah. Oleh karena itu, meskipun IKIP tidak dilaksanakan pada 2026, berbagai upaya untuk menjaga keterbukaan informasi tetap berjalan melalui mekanisme lain.

Pemerintah bersama Komisi Informasi Pusat serta kementerian dan lembaga terkait terus memperkuat koordinasi untuk memastikan layanan informasi publik tetap optimal. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menjaga kualitas transparansi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan kebijakan publik.

Selain itu, pemerintah juga mendorong inovasi dalam penyediaan informasi publik yang lebih mudah diakses, cepat, dan akurat. Langkah ini dilakukan untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap keterbukaan informasi di era digital yang semakin berkembang.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah optimistis bahwa semangat transparansi tidak akan surut, meskipun pengukuran IKIP tidak dilakukan pada tahun ini. Keterbukaan informasi tetap diharapkan menjadi budaya dalam setiap institusi publik guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya

26 July 2026 - 09:42 WIB

Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif

26 July 2026 - 01:31 WIB

Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas

25 July 2026 - 09:21 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya