Menu

Dark Mode
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu BI Mengajar 2026 di SMAN Taruna Nala, Khofifah dan Destry Damayanti Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

Sosial & Budaya

Momentum Halal Bihalal HIKAM Surabaya, Kyai Idris Djamal Ingatkan Pentingnya Introspeksi dan Keteladanan dalam Dakwah

badge-check


Momentum Halal Bihalal HIKAM Surabaya, Kyai Idris Djamal Ingatkan Pentingnya Introspeksi dan Keteladanan dalam Dakwah Perbesar

SURABAYA, 12 APRIL 2026 – Di tengah suasana hangat Idul Fitri, ratusan alumni Bumi Damai Al-Muhibbin berkumpul dalam satu majelis penuh kekhidmatan pada Halal Bihalal HIKAM Surabaya di Halaman TK Al Iman Yayasan Bani Bashori, Kecamatan Kenjeran, Minggu (12/4) malam. Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahim, tetapi juga ruang memperkuat kembali ikatan spiritual dengan pengasuh serta meneguhkan arah dakwah _Ahlus Sunnah wal Jamaah_ di tengah masyarakat.

Acara yang merupakan titik ke-7 dari 10 rangkaian Safari Halal Bihalal HIKAM se-Indonesia ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Sejak awal, suasana religius terasa melalui penampilan sholawat dari Grup Banjari Hisdar, dilanjutkan dengan tawassul, pembacaan huwal habib, serta doa bersama.

Salah satu momen yang menyentuh adalah pemutaran video mengenang Almaghfurlah Abah KH. Mohammad Djamaluddin Ahmad, pendiri Bumi Damai Al-Muhibbin. Dalam tayangan tersebut disampaikan kembali dawuh beliau bahwa murid yang menyakiti hati guru akan kehilangan keberkahan ilmu, lisannya tidak tajam dalam berdakwah, dan mengalami kesulitan di akhir hayat. Bahkan beliau pernah menegaskan “Yatim yang hakiki bukanlah yang ditinggal mati orang tuanya, tetapi yang tidak memiliki ilmu dan adab.”

Dalam sambutannya, Ust. Abdus Syukur selaku panitia menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh pihak, khususnya H. Miftahul Munir yang telah memfasilitasi kegiatan. 

Ia juga mengajak seluruh alumni untuk terus melanjutkan perjuangan Abah Djamal. “Kami mohon maaf apabila dalam penyelenggaraan masih terdapat kekurangan,” ujarnya.

Ketua Dewan Pengarah HIKAM Pusat, KH. Syaiful Hidayat, dalam arahannya menekankan bahwa kegiatan safari ini bertujuan memperkuat _ta’alluq_ antara santri atau alumni dengan pengasuh. Ia menyampaikan bahwa hubungan yang kuat dengan guru merupakan kunci keberhasilan hidup seorang santri.

“Tidak ada santri yang kuat hubungannya dengan gurunya kemudian gagal dalam kehidupannya,” tegas Gus Saiful.

Ia juga mengingatkan, “Barang siapa melupakan gurunya, maka ia akan terhalang dari kesuksesan dunia dan akhirat.” tegasnya.

Memasuki acara inti, Mauidzah Hasanah disampaikan oleh KH. Mohammad Idris Djamaluddin yang akrab disapa Kyai Idris Djamal. Dalam taujihatnya, beliau menjelaskan bahwa HIKAM merupakan wadah silaturahim antara putra-putri Abah Djamal, baik secara biologis maupun ideologis (santri). “Santri Al-Muhibbin itu adalah anaknya Abah, bukan hanya secara ruhani tapi juga dalam perjuangan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa safari Halal Bihalal ini bertujuan untuk menyambung apa yang dicintai Abah Djamal, yakni para santri. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan santri dengan guru memiliki ikatan yang sangat kuat dan bahkan bisa melampaui hubungan biologis.

Dalam penjelasannya, Kyai Idris Djamal menyampaikan bahwa metode pendidikan Abah Djamal lebih menekankan pada keteladanan daripada instruksi. “Beliau tidak banyak mendikte, tetapi memberi contoh. Itu yang membuat santri lebih mudah meniru,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa seringkali yang mewarisi kyai itu muridnya, bukan anaknya, kecuali anak itu juga menjadi murid. 

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya muhasabah atau introspeksi diri. Ia menjelaskan bahwa pertemuan antaralumni seperti ini dapat menjadi cermin untuk melihat kekurangan diri masing-masing. “Dengan bertemu teman-teman, kita bisa tahu kekurangan kita sendiri,” tuturnya.

Mengutip pandangan ulama, ia menyampaikan bahwa salah satu tanda seseorang dikehendaki baik oleh Allah adalah ketika diperlihatkan aib dirinya. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak merasa diri sudah baik. “ _Hasanatul abror_ itu bisa menjadi _sayyiatul muqorrobin_. Maka jangan pernah merasa cukup baik,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan kisah Imam Asy-Syafi’i yang pernah lupa membaca Al-Fatihah dalam shalat karena merasa dirinya sudah baik, sebagai pelajaran penting tentang bahaya merasa cukup.

Selain itu, Kyai Idris Djamal mengisahkan ketertiban Abah Djamal dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam mempersiapkan wasiat dan peninggalan, sebagai bentuk tanggung jawab dan keteladanan bagi keluarga dan santri.

Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Syaiful Hidayat, dilanjutkan mushofahah sebagai simbol saling memaafkan dalam suasana Idul Fitri. 

Kebersamaan yang terjalin memperlihatkan kuatnya ikatan spiritual dan emosional antara alumni, pengasuh, dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Pengurus Pusat HIKAM, di antaranya KH. Asrori Ma’shum, KH. Agung Bahroni, Dr. Muhammad Nurcholis, serta tokoh lainnya.

Melalui Halal Bihalal ini, HIKAM Surabaya kembali menegaskan perannya sebagai wadah silaturahim, penguatan nilai keislaman, serta sarana refleksi diri bagi alumni untuk terus meningkatkan kualitas pribadi dan kontribusi bagi masyarakat.

 

Baca Lainnya

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Pastikan Evakuasi Berjalan Terpadu

3 August 2026 - 10:10 WIB

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga

2 August 2026 - 03:55 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya