Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Sinergi Forkopimda, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Silaturahmi Harakiyah Bersama Kodam V/Brawijaya Libatkan 102 Perusahaan, Gubernur Khofifah Dorong Pencari Kerja Hadiri Job Fair Inklusif 2026 HIKAM Siapkan Apresiasi Kinerja Pengurus Daerah pada Haul ke-5 Abah Yai Djamal Biro Adpim Jatim dan DSC Siap Gelar Halaqah Santri Digital 2026 di Jombang Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Kuatkan Empati dan Kegigihan Gubernur Khofifah Apresiasi Program SIKAP Jatim yang Sukses Sabet Penghargaan Inovasi Membangun Negeri

Ekonomi & Bisnis

Pengaduan Digital Diperkuat untuk Respons Lebih Cepat

badge-check


Pengaduan Digital Diperkuat untuk Respons Lebih Cepat Perbesar

Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyiapkan langkah cepat untuk memperkuat penanganan kejahatan digital yang terus mengalami peningkatan.

Langkah ini dilakukan melalui penguatan sistem pengaduan masyarakat agar lebih cepat, terintegrasi, dan mudah diakses. Pemerintah menilai bahwa peningkatan kasus kejahatan digital, seperti penipuan online, perjudian daring, hingga pemerasan berbasis digital, memerlukan respons yang lebih sigap dan terkoordinasi.

Dalam upaya tersebut, Kemkomdigi dan Polri memperkuat sinergi antar lembaga melalui integrasi sistem pelaporan. Dengan sistem yang lebih terpusat, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi kesulitan dalam menyampaikan laporan, sekaligus mempercepat proses penanganan oleh aparat.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penyederhanaan kanal pengaduan agar masyarakat dapat mengakses layanan melalui satu pintu. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan laporan sekaligus mengurangi waktu respons terhadap kasus yang terjadi.

Penguatan sistem ini juga didukung dengan pemanfaatan teknologi digital, termasuk pengembangan command center yang mampu menerima, memproses, dan menindaklanjuti laporan secara real time. Dengan sistem tersebut, koordinasi antar lembaga dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan digital. Literasi digital dinilai menjadi salah satu kunci dalam mencegah terjadinya kejahatan serta mengurangi jumlah korban.

Melalui langkah terintegrasi ini, pemerintah optimistis penanganan kejahatan digital di Indonesia dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat di ruang digital.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Dekatkan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau Bagi Masyarakat Pacitan

27 October 2026 - 01:53 WIB

Hasilkan Rp1,218 Triliun, Gubernur Khofifah Sebut Misi Dagang Jatim-Aceh Bukan Proses Instan

19 October 2026 - 12:43 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Gubernur Khofifah Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Sektor Pangan Jatim

16 October 2026 - 06:39 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis