Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Data Statistik Akurat Fondasi Pembangunan dan Penentu Kebijakan yang Presisi Perisai Anak Jawa Timur Resmi Diluncurkan, Gubernur Khofifah Ajak Semua Pihak Wujudkan Ruang Digital Aman bagi Anak Penguatan Diseminasi Informasi Jadi Fokus, Gubernur Khofifah Bahas Kolaborasi Strategis dengan ANTARA Dari Women’s Leadership Forum, Khofifah Tegaskan Kepemimpinan Perempuan Harus Berorientasi pada Dampak dan Keadilan Kabag Humas Pemprov Jatim Zainal Muttaqin Dorong Penguatan Kompetensi SDM Humas Pemerintah Hadapi Disrupsi Teknologi Pelantikan PW PII Jatim Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi Lintas Sektor

Ekonomi & Bisnis

Pengaduan Digital Diperkuat untuk Respons Lebih Cepat

badge-check


Pengaduan Digital Diperkuat untuk Respons Lebih Cepat Perbesar

Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyiapkan langkah cepat untuk memperkuat penanganan kejahatan digital yang terus mengalami peningkatan.

Langkah ini dilakukan melalui penguatan sistem pengaduan masyarakat agar lebih cepat, terintegrasi, dan mudah diakses. Pemerintah menilai bahwa peningkatan kasus kejahatan digital, seperti penipuan online, perjudian daring, hingga pemerasan berbasis digital, memerlukan respons yang lebih sigap dan terkoordinasi.

Dalam upaya tersebut, Kemkomdigi dan Polri memperkuat sinergi antar lembaga melalui integrasi sistem pelaporan. Dengan sistem yang lebih terpusat, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi kesulitan dalam menyampaikan laporan, sekaligus mempercepat proses penanganan oleh aparat.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penyederhanaan kanal pengaduan agar masyarakat dapat mengakses layanan melalui satu pintu. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan laporan sekaligus mengurangi waktu respons terhadap kasus yang terjadi.

Penguatan sistem ini juga didukung dengan pemanfaatan teknologi digital, termasuk pengembangan command center yang mampu menerima, memproses, dan menindaklanjuti laporan secara real time. Dengan sistem tersebut, koordinasi antar lembaga dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan digital. Literasi digital dinilai menjadi salah satu kunci dalam mencegah terjadinya kejahatan serta mengurangi jumlah korban.

Melalui langkah terintegrasi ini, pemerintah optimistis penanganan kejahatan digital di Indonesia dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat di ruang digital.

Baca Lainnya

Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

25 July 2026 - 03:50 WIB

Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

24 July 2026 - 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

24 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis