Menu

Dark Mode
Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun Kendalikan Inflasi dan Perkuat Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Hadirkan Pasar Murah di Camplong

Sosial & Budaya

Ketergantungan AI Bisa Turunkan Kemampuan Analisis

badge-check


Ketergantungan AI Bisa Turunkan Kemampuan Analisis Perbesar

Jakarta, Petik — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap risiko ketergantungan pada kecerdasan artifisial (AI) yang dapat menurunkan daya kritis dan kemampuan berpikir mandiri.

Perkembangan AI yang pesat memang membawa banyak kemudahan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan dan pekerjaan. Namun, penggunaan yang berlebihan tanpa pemahaman yang tepat berpotensi berdampak negatif, terutama pada kemampuan analisis dan penalaran.

Wamenkomdigi menegaskan bahwa AI seharusnya digunakan sebagai alat bantu, bukan pengganti proses berpikir manusia. Ketergantungan berlebih dapat membuat pengguna, terutama generasi muda, cenderung menerima informasi tanpa melakukan verifikasi dan analisis secara mendalam.

Selain itu, kondisi ini juga berisiko melemahkan kemampuan berpikir kritis serta kemandirian dalam memecahkan masalah. Jika tidak diantisipasi, hal tersebut dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.

Untuk itu, pemerintah mendorong peningkatan literasi digital agar masyarakat mampu memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Peran keluarga dan institusi pendidikan juga dinilai penting dalam memberikan pendampingan penggunaan teknologi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kemampuan kognitif masyarakat di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Baca Lainnya

Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif

26 July 2026 - 01:31 WIB

Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas

25 July 2026 - 09:21 WIB

Pemenuhan Hak Anak Jadi Investasi Bangsa, Gubernur Khofifah Serukan Kolaborasi Semua Elemen

23 July 2026 - 01:30 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya