Menu ✖

Dark Mode
Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan UMKM, Koperasi, dan Investasi Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung, Gubernur Khofifah Ringankan Beban Pengeluaran Warga Jombang JATMAN Jombang Gelar Musyawarah Kubra Harlah ke-69 untuk Perkuat Konsolidasi Pengurus Gubernur Khofifah Ajak MUI Jatim Gunakan TI untuk Perluas Jangkauan Dakwah dan Sosialisasi Fatwa Perkuat Jatim Cerdas dan Jatim Harmoni, Biro Adpim Jatim Dorong Kolaborasi Pentahelix Pasca-Halaqah Santri Digital Gubernur Khofifah Optimis Produk UKM Jatim Mampu Bersaing dan Berjaya di Pasar Internasional

Sosial & Budaya

Ketergantungan AI Bisa Turunkan Kemampuan Analisis

badge-check


Ketergantungan AI Bisa Turunkan Kemampuan Analisis Perbesar

Jakarta, Petik — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap risiko ketergantungan pada kecerdasan artifisial (AI) yang dapat menurunkan daya kritis dan kemampuan berpikir mandiri.

Perkembangan AI yang pesat memang membawa banyak kemudahan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan dan pekerjaan. Namun, penggunaan yang berlebihan tanpa pemahaman yang tepat berpotensi berdampak negatif, terutama pada kemampuan analisis dan penalaran.

Wamenkomdigi menegaskan bahwa AI seharusnya digunakan sebagai alat bantu, bukan pengganti proses berpikir manusia. Ketergantungan berlebih dapat membuat pengguna, terutama generasi muda, cenderung menerima informasi tanpa melakukan verifikasi dan analisis secara mendalam.

Selain itu, kondisi ini juga berisiko melemahkan kemampuan berpikir kritis serta kemandirian dalam memecahkan masalah. Jika tidak diantisipasi, hal tersebut dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.

Untuk itu, pemerintah mendorong peningkatan literasi digital agar masyarakat mampu memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Peran keluarga dan institusi pendidikan juga dinilai penting dalam memberikan pendampingan penggunaan teknologi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kemampuan kognitif masyarakat di tengah pesatnya perkembangan era digital.

Baca Lainnya

JATMAN Jombang Gelar Musyawarah Kubra Harlah ke-69 untuk Perkuat Konsolidasi Pengurus

1 November 2026 - 05:55 WIB

Gubernur Khofifah Ajak MUI Jatim Gunakan TI untuk Perluas Jangkauan Dakwah dan Sosialisasi Fatwa

1 November 2026 - 02:47 WIB

Perkuat Jatim Cerdas dan Jatim Harmoni, Biro Adpim Jatim Dorong Kolaborasi Pentahelix Pasca-Halaqah Santri Digital

1 November 2026 - 00:24 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya