Menu

Dark Mode
Puluhan Ribu Warga Padati Masjid Al-Akbar, Lepas Sambut 1 Muharram 1448 H Bersama Gubernur Khofifah Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Fokus Lindungi Pekerja Informal lewat Jaminan Sosial

badge-check


Pemerintah Fokus Lindungi Pekerja Informal lewat Jaminan Sosial Perbesar

Jakarta, Petik – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong perluasan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan agar menjangkau pekerja sektor informal dan pelaku ekonomi digital yang selama ini belum sepenuhnya terlindungi dalam sistem jaminan sosial nasional.

Menurut Yassierli, perlindungan sosial merupakan hak setiap pekerja tanpa terkecuali. Karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan akses perlindungan yang setara.

Ia menjelaskan, kelompok pekerja sektor informal yang menjadi perhatian antara lain pekerja rumah tangga, pengemudi ojek daring, kurir, serta pekerja di sektor perikanan dan perkebunan. Kelompok-kelompok tersebut dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, namun masih menghadapi keterbatasan perlindungan sosial.

Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan mendorong penguatan regulasi bagi pekerja di sektor ekonomi digital dan kelompok rentan lainnya, sehingga pemberi kerja turut bertanggung jawab dalam penyediaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Selain itu, pemerintah juga menilai penting adanya pengakuan dan perlindungan yang lebih kuat bagi pekerja rumah tangga agar mereka memperoleh hak yang sama sebagai pekerja.

Menaker turut mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat integrasi data guna mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, termasuk dalam mengantisipasi risiko kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, serta menjaga keberlanjutan dana jaminan sosial.

 

Baca Lainnya

Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah

15 June 2026 - 05:51 WIB

Dari Madiun, Gubernur Khofifah Ajak Kelompok Perhutanan Sosial Percepat Hilirisasi Produk Unggulan

15 June 2026 - 01:41 WIB

Pengawasan Diperketat, Kemenhub Pastikan Armada Penumpang Siap Layani Libur Sekolah 2026

13 June 2026 - 14:01 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis