Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Beri Penghargaan 10 Siswa Berprestasi Internasional, Dorong Taruna Nala Terus Ukir Prestasi Khilma Anis Raih Penghargaan Literary, Cinematic, and Women’s Empowerment, Bawa Karya Jember ke Kancah Nasional Gubernur Khofifah dan Kapolri Listyo Sigit Peringati Hari Juang Polri, Hidupkan Kembali Nilai Perjuangan M. Jasin Kabiro Adpim Jatim: Humas Pemerintah Tak Cukup Menyampaikan Informasi, Harus Membangun Kepercayaan Publik Perkuat Respons Kemanusiaan, Gubernur Khofifah Kirim Logistik, Obat-Obatan hingga Tim Trauma Healing ke NTT Hubungan Jatim-Singapura Makin Produktif, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Investasi dan Perdagangan

Daerah

Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Waspadai Lonjakan Harga Pangan dan Pastikan Serapan Gabah Maksimal

badge-check


Wamendagri Bima Arya Minta Kepala Daerah Waspadai Lonjakan Harga Pangan dan Pastikan Serapan Gabah Maksimal Perbesar

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta kepala daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan menjelang Ramadan dan memastikan serapan gabah berjalan maksimal. Hal ini disampaikan Mendgari pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang di rangkaikan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan di Daerah.

Bima menyoroti dua hal utama yang perlu menjadi perhatian daerah, yaitu kenaikan harga jagung di tingkat peternak dan harga gabah kering petani. Ia mengingatkan bahwa harga jagung sudah menembus lebih dari Rp7.000 per kilogram, sehingga perlu pemantauan ketat terhadap produksi dan distribusinya.

“Saya kira ini perlu dimonitor, baik itu produksi maupun distribusinya oleh teman-teman di daerah dan dinas terkait,” tegas Wamendagri di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (4/2/2025).

Selain itu, Bima menekankan pentingnya percepatan serapan gabah oleh Badan Urusan Logistik (Bulog), yang ditargetkan menyerap 30 juta ton di 26 provinsi. Ia meminta kepala daerah, dinas terkait, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mendukung penuh agar serapan gabah berjalan sesuai rencana.

“Karena betul-betul krusial ini, 30 juta ton di 26 provinsi harus diserap secara semaksimal mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan bahwa inflasi secara year on year pada Januari 2025 tercatat rendah, yakni 0,76 persen. Hal ini akibat diskon listrik 50 persen yang diberikan pemerintah. Namun demikian, harga beberapa komoditas pangan seperti cabai rawit, cabai merah, dan beras mengalami kenaikan signifikan akibat faktor cuaca.

“Kita perlu waspadai karena faktor cuaca ternyata sangat mempengaruhi terhadap suplai cabai merah dan cabai rawit, karena inflasinya di bulan Januari ini secara month to month di atas 60 persen untuk cabai merah dan cabai rawit,” ujar Amalia.

Selain Amalia, Rakor Pengendalian Inflasi Daerah juga menghadirkan sejumlah narasumber lain. Hadir secara langsung Staf Ahli Bidang Iklim dan Usaha dan Pengamanan Pasar Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tommy Andana, Deputi III Bidang Perekonomian dan Pangan Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono, serta Direktur Ketersediaan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Indra Wijayanto.

Kemudian narasumber yang hadir secara virtual, yaitu Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi, Direktur Pertimbangan Hukum Kejaksaan Agung Sila Pulungan, Kepala Divisi Perencanaan Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Rini Andrida, Analis Kebijakan Utama Bidang Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Djoko Prihadi, Perwira Tinggi Sahli Tk. II Ekonomi Khusus Bidang Ekkudag Sahli Panglima TNI Ito Hediarto. Selain itu, turut bergabung secara virtual jajaran pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Adapun penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan di Daerah dilakukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dengan sejumlah pejabat. Mereka di antaranya Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) Sanitiar Burhanuddin, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BPPIK) Aris Marsudiyanto

Puspen Kemendagri

Baca Lainnya

Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

16 August 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole

8 August 2026 - 23:35 WIB

Berita Populer di Berita