Menu

Dark Mode
Integrasi Data Nasional Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Landasan Hukum Melalui RUU Satu Data Indonesia Pasar Keuangan Nasional Dinilai Semakin Tangguh Seiring Meningkatnya Yield Obligasi Pemerintah Sinergi Fiskal dan Perencanaan Pembangunan Jadi Kunci Keberhasilan Program Prioritas Nasional Harga Sawit Berangsur Membaik, Petani Apresiasi Komitmen Pemerintah dalam Pengawasan Pasar Sebelas Tahun Berturut-Turut Raih WTP, Gubernur Khofifah Tegaskan Akuntabilitas dan Transparansi Tetap Jadi Prioritas Jaga Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Kota Probolinggo

Sosial & Budaya

Kemkomdigi Perkuat Kapasitas Balmon Hadapi Tantangan Transformasi Digital Nasional

badge-check


Kemkomdigi Perkuat Kapasitas Balmon Hadapi Tantangan Transformasi Digital Nasional Perbesar

Jakarta, Petik – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus memperkuat peran Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) sebagai garda terdepan dalam pengawasan dan pengamanan ruang digital nasional. Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan pengawasan frekuensi radio dan layanan telekomunikasi di tengah pesatnya transformasi digital di Indonesia.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa Balmon bukan sekadar unit teknis pemantau frekuensi radio, tetapi juga menjadi perpanjangan tangan negara dalam menjaga konektivitas komunikasi masyarakat di berbagai daerah.

Menurutnya, keberadaan Balmon memiliki peran strategis terutama dalam memastikan layanan komunikasi tetap berjalan, termasuk saat terjadi kondisi darurat maupun bencana. Balmon dinilai menjadi bagian penting dalam menghadirkan layanan negara kepada masyarakat melalui pengawasan jaringan dan spektrum frekuensi yang optimal.

Kemkomdigi juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi modern dalam mendukung pengawasan ruang digital nasional. Penggunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dinilai mampu meningkatkan efektivitas monitoring frekuensi radio agar lebih cepat, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi komunikasi.

Selain menjaga kualitas layanan telekomunikasi, penguatan peran Balmon juga diarahkan untuk mendukung terciptanya ruang digital yang aman, tertib, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pemerintah menilai pengawasan frekuensi radio yang baik akan mendukung kelancaran transformasi digital nasional sekaligus menjaga stabilitas layanan komunikasi publik.

Kemkomdigi berharap seluruh personel Balmon di Indonesia terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital yang semakin kompleks. Dengan penguatan tersebut, Balmon diharapkan mampu menjadi ujung tombak pengawasan ruang digital nasional yang andal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Integrasi Data Nasional Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Landasan Hukum Melalui RUU Satu Data Indonesia

9 June 2026 - 09:43 WIB

Presiden Ingatkan Siswa Sekolah Rakyat untuk Belajar Tekun demi Masa Depan yang Lebih Baik

8 June 2026 - 00:50 WIB

Meutya Hafid Dinobatkan sebagai Tokoh Perempuan Berpengaruh dalam Kepemimpinan Teknologi Global

8 June 2026 - 00:46 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya