Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Kabupaten Tuban

Ekonomi & Bisnis

Hadapi Disrupsi Teknologi, Kemnaker dan Unpad Siapkan SDM Inovatif dan Adaptif

badge-check


Hadapi Disrupsi Teknologi, Kemnaker dan Unpad Siapkan SDM Inovatif dan Adaptif Perbesar

Sumedang – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Universitas Padjadjaran (Unpad) memperkuat sinergi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) guna menghadapi perubahan dunia kerja akibat transformasi digital dan perkembangan teknologi industri.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kesepahaman bersama dalam kegiatan Employer Meeting Unpad Talent & Employer Partnership Summit 2026 di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak talenta yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perubahan pasar kerja global. Menurutnya, transformasi digital telah mengubah pola kerja sekaligus menciptakan kebutuhan kompetensi baru di berbagai sektor industri.

Melalui kolaborasi tersebut, Kemnaker dan Unpad akan mendorong penguatan riset, inovasi, pengembangan kompetensi, hingga peningkatan kualitas talenta muda agar lebih siap menghadapi tantangan industri digital dan ekonomi berbasis teknologi.

Pemerintah juga menilai pentingnya konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri agar lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi kesenjangan keterampilan sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Selain itu, Kemnaker terus mendorong berbagai program pelatihan, reskilling, dan upskilling sebagai bagian dari strategi nasional menghadapi disrupsi teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan artifisial (AI) dan otomatisasi industri.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan di era digital.

Sumber : InfoPublik

Baca Lainnya

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat

1 August 2026 - 02:37 WIB

Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat

31 July 2026 - 08:07 WIB

Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Kabupaten Tuban

31 July 2026 - 02:42 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis