Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Sinergi Forkopimda, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Silaturahmi Harakiyah Bersama Kodam V/Brawijaya Libatkan 102 Perusahaan, Gubernur Khofifah Dorong Pencari Kerja Hadiri Job Fair Inklusif 2026 HIKAM Siapkan Apresiasi Kinerja Pengurus Daerah pada Haul ke-5 Abah Yai Djamal Biro Adpim Jatim dan DSC Siap Gelar Halaqah Santri Digital 2026 di Jombang Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Kuatkan Empati dan Kegigihan Gubernur Khofifah Apresiasi Program SIKAP Jatim yang Sukses Sabet Penghargaan Inovasi Membangun Negeri

Ekonomi & Bisnis

OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah

badge-check


OJK dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Pertumbuhan Daerah Perbesar

Jakarta, Petik – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat peran sektor jasa keuangan sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang lebih inklusif, produktif, dan tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, industri jasa keuangan, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor” di Jakarta. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa penguatan ekonomi daerah menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Menurut Friderica, Indonesia tidak boleh kehilangan optimisme dalam menghadapi tantangan ekonomi dunia. Ia menilai kekuatan ekonomi nasional sangat ditopang oleh kemampuan daerah dalam mengembangkan sektor unggulan berbasis potensi lokal, mulai dari sektor pertanian hingga ekonomi kreatif.

Sejak 2024, OJK juga mengembangkan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang difokuskan pada optimalisasi potensi ekonomi lokal melalui kolaborasi lintas lembaga. Hingga kini, program tersebut telah diterapkan di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia dengan fokus pada sektor pangan, kopi, susu, serta industri kreatif.

Selain itu, pemerintah bersama OJK menilai sinergi antara pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan akses pembiayaan bagi UMKM, peningkatan inklusi keuangan, serta digitalisasi sektor ekonomi daerah menjadi bagian dari strategi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, OJK berharap pengembangan ekonomi daerah dapat semakin memperkuat daya tahan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Dekatkan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau Bagi Masyarakat Pacitan

27 October 2026 - 01:53 WIB

Hasilkan Rp1,218 Triliun, Gubernur Khofifah Sebut Misi Dagang Jatim-Aceh Bukan Proses Instan

19 October 2026 - 12:43 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Gubernur Khofifah Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Sektor Pangan Jatim

16 October 2026 - 06:39 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis