Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Kabupaten Tuban

Sosial & Budaya

Pemerintah Perkuat Layanan Pendidikan Jarak Jauh untuk Menjangkau Wilayah 3T

badge-check


Pemerintah Perkuat Layanan Pendidikan Jarak Jauh untuk Menjangkau Wilayah 3T Perbesar

Sorong, Petik – Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak Indonesia, termasuk mereka yang berada di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat mengunjungi Pulau Arar, Kabupaten Sorong.

Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa tidak boleh ada anak Indonesia yang kehilangan hak memperoleh pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi, kondisi geografis, kemampuan intelektual, maupun keterbatasan fisik. Pemerintah, kata dia, terus berupaya memastikan layanan pendidikan dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali.

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadikan sekolah di wilayah 3T, sekolah terdampak bencana, serta sekolah dengan kerusakan fisik berat sebagai prioritas dalam program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah terpencil.

Selain pembangunan fisik sekolah, pemerintah juga memperkuat berbagai model layanan pendidikan yang dinilai sesuai dengan kondisi geografis masyarakat setempat. Beberapa di antaranya meliputi pendidikan jarak jauh, sekolah satu atap, sekolah terbuka berbasis komunitas belajar, pendidikan kesetaraan, hingga kursus dan pelatihan.

Pemerintah menilai pendekatan tersebut penting agar layanan pendidikan dapat lebih fleksibel dan mampu menjawab tantangan di daerah yang sulit dijangkau. Dengan strategi itu, anak-anak di wilayah terpencil diharapkan tetap memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

Abdul Mu’ti juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun semangat memajukan pendidikan nasional demi mencetak Generasi Emas Indonesia 2045. Menurutnya, pemerataan pendidikan menjadi fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Sumber : InfoPublik

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Siapkan Penguatan Talenta Cyber Security, Siswa Jatim Diproyeksikan Lanjut Studi hingga Internasional

2 August 2026 - 07:42 WIB

Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga

2 August 2026 - 03:55 WIB

Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia

1 August 2026 - 11:35 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya