Menu

Dark Mode
Verifikasi SPMB Berlangsung Tertib, Gubernur Khofifah Apresiasi Peningkatan Layanan di SMA Negeri Surabaya Reformasi Tata Kelola dan Kultur Kerja Jadi Faktor Utama Kenaikan Indeks RB Kemenpora Persiapan Asian Games 2026 Diperkuat, Kemenpora Fokus pada Cabang Olahraga Unggulan Pemerintah Pacu Ekosistem Kendaraan Listrik demi Mendukung Transformasi Energi Ramah Lingkungan Implementasi Kebijakan Nasional Berbasis Ekonomi Hijau Jadi Fokus Kerja Sama Indonesia dan GGGI Gubernur Khofifah: Capaian SNBP dan SNBT 2026 Menunjukkan Daya Saing Pendidikan Jawa Timur Terus Meningkat

Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Pacu Ekosistem Kendaraan Listrik demi Mendukung Transformasi Energi Ramah Lingkungan

badge-check


Pemerintah Pacu Ekosistem Kendaraan Listrik demi Mendukung Transformasi Energi Ramah Lingkungan Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah terus mempercepat pelaksanaan transisi energi hijau sebagai bagian dari komitmen mencapai target pengurangan emisi karbon dan mewujudkan Net Zero Emission (NZE) pada 2060 atau lebih cepat. Berbagai kebijakan strategis dijalankan melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT) serta penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional yang dinilai menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi energi Indonesia.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai sektor transportasi memiliki peran besar dalam mendukung agenda transisi energi. Karena itu, penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) terus didorong melalui pembangunan infrastruktur pengisian daya, pemberian berbagai insentif, serta penguatan industri kendaraan listrik dari hulu hingga hilir.

Pengembangan kendaraan listrik tidak hanya bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, tetapi juga menciptakan nilai tambah ekonomi nasional. Pemerintah mendorong tumbuhnya industri baterai, komponen kendaraan listrik, serta investasi di sektor energi bersih guna memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Sejalan dengan itu, pemanfaatan energi terbarukan sebagai sumber pasokan listrik juga terus diperluas untuk mendukung operasional kendaraan listrik. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi energi nasional secara berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, pengembangan kendaraan listrik diproyeksikan menghasilkan dampak ekonomi jangka panjang. Beberapa manfaat yang diharapkan antara lain penghematan konsumsi bahan bakar minyak, pengurangan impor energi, hingga terciptanya lapangan kerja baru pada sektor manufaktur dan teknologi energi hijau.

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, Indonesia optimistis dapat mempercepat transformasi menuju ekonomi rendah karbon. Penguatan ekosistem kendaraan listrik dan energi terbarukan diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing nasional di tengah tren global menuju penggunaan energi bersih.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Implementasi Kebijakan Nasional Berbasis Ekonomi Hijau Jadi Fokus Kerja Sama Indonesia dan GGGI

3 June 2026 - 04:19 WIB

Monitoring Langsung di Pasar Klojen, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Bulog dan Pemda untuk Menjamin Pasokan Beras SPHP dan Minyakita

30 May 2026 - 08:21 WIB

Verifikasi Wajah Jadi Syarat Registrasi Nomor Baru Mulai 1 Juli 2026 untuk Tekan Kejahatan Digital

30 May 2026 - 00:32 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis