Menu

Dark Mode
Penguatan Jejak Peradaban Majapahit dan Kepahlawanan Jadi Fokus Pertemuan Gubernur Khofifah dengan Putra Bung Tomo Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Kemendagri, Tingkat Pengangguran Terbuka Jatim Turun Menjadi 3,55 Persen Pembangunan Pemuda Tak Hanya Pendidikan, Gizi Menjadi Faktor Penentu Kualitas SDM Nasional Nezar Patria: Pengembangan AI yang Bertanggung Jawab Kunci Mewujudkan Ekonomi Digital ASEAN Masa Depan Ekosistem Halal Berikan Nilai Tambah Besar bagi Ekonomi, Kontribusinya Capai Seperempat PDB Nasional Pengesahan Revisi UU P2SK Dinilai Mampu Memperkuat Sistem Keuangan dan Memacu Pembiayaan Sektor Produktif

Sosial & Budaya

Nezar Patria: Pengembangan AI yang Bertanggung Jawab Kunci Mewujudkan Ekonomi Digital ASEAN Masa Depan

badge-check


Nezar Patria: Pengembangan AI yang Bertanggung Jawab Kunci Mewujudkan Ekonomi Digital ASEAN Masa Depan Perbesar

Jakarta, Petik – Teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) diproyeksikan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, menyebutkan bahwa potensi ekonomi berbasis AI di negara-negara ASEAN diperkirakan dapat mencapai nilai hingga USD 1 triliun pada 2030.

Dalam ASEAN Conference on AI yang digelar di Jakarta, Nezar menjelaskan bahwa perkembangan AI membuka peluang besar bagi transformasi digital di berbagai sektor. Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan. Karena itu, kerja sama antarnegara ASEAN perlu diperkuat agar manfaat AI dapat dirasakan secara optimal.

Menurutnya, Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis dalam ekosistem digital regional. Jumlah penduduk yang besar, tingkat penetrasi internet yang terus meningkat, serta perkembangan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting bagi Indonesia untuk berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi digital ASEAN di masa depan.

Meskipun menawarkan peluang besar, pemanfaatan AI juga memerlukan dukungan tata kelola yang baik. Nezar menekankan pentingnya regulasi yang adaptif, penguatan infrastruktur digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar teknologi AI dapat berkembang secara aman, inklusif, dan memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat.

Pemerintah Indonesia saat ini terus mendorong pengembangan ekosistem AI nasional melalui berbagai langkah strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur digital, penguatan talenta digital, hingga penyusunan kebijakan yang mendukung inovasi teknologi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan.

Selain aspek ekonomi, pengembangan AI juga harus memperhatikan prinsip etika dan tanggung jawab. Keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan masyarakat menjadi faktor penting agar transformasi digital dapat berlangsung secara berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi pembangunan di tingkat nasional maupun regional.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Penguatan Jejak Peradaban Majapahit dan Kepahlawanan Jadi Fokus Pertemuan Gubernur Khofifah dengan Putra Bung Tomo

5 June 2026 - 06:29 WIB

Pembangunan Pemuda Tak Hanya Pendidikan, Gizi Menjadi Faktor Penentu Kualitas SDM Nasional

5 June 2026 - 00:43 WIB

Ekosistem Halal Berikan Nilai Tambah Besar bagi Ekonomi, Kontribusinya Capai Seperempat PDB Nasional

5 June 2026 - 00:36 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya