Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Momentum Hari Lingkungan Hidup Harus Perkuat Perubahan Perilaku Masyarakat Gelar Pasar Murah di Ngawi, Gubernur Khofifah Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan Film Animasi Garuda di Dadaku Bawa Pesan Positif tentang Kebersamaan dan Nasionalisme Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan Menaker Dorong Peningkatan Kompetensi SDM dan Tata Kelola untuk Mendukung Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adaptif Bappenas dan GGGI Perkuat Kemitraan Pembangunan Hijau melalui Peluncuran Green Indonesia Future Initiative

Ekonomi & Bisnis

Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan

badge-check


Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Internasional Bersama Eurasia untuk Mendukung Infrastruktur Rendah Emisi dan Berkelanjutan Perbesar

Jakarta, Petik – Indonesia terus memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang kian kompleks. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin kemitraan dengan negara-negara di kawasan Eurasia untuk mendorong pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang mampu meningkatkan ketahanan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada percepatan pembangunan berbagai proyek infrastruktur yang tidak hanya menopang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi terhadap dampak perubahan iklim. Melalui kerja sama ini, Indonesia berupaya memanfaatkan dukungan teknologi, inovasi, serta investasi guna meningkatkan kualitas pembangunan nasional.

Kerja sama Indonesia dengan negara-negara Eurasia mencakup berbagai bidang strategis, seperti pengembangan teknologi perlindungan kawasan pesisir, sistem peringatan dini bencana, serta pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh menghadapi cuaca ekstrem dan kenaikan permukaan air laut. Langkah ini dinilai penting karena Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kerentanan yang cukup tinggi terhadap dampak perubahan iklim.

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di masa depan harus mengedepankan prinsip keberlanjutan, ketahanan, dan efisiensi. Oleh karena itu, kemitraan internasional menjadi faktor penting dalam mempercepat transfer teknologi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat pembiayaan pembangunan yang berorientasi pada ketahanan iklim.

Selain mendukung pengembangan teknologi dan investasi, kerja sama dengan negara-negara Eurasia juga diharapkan dapat mempercepat transisi menuju pembangunan rendah karbon. Infrastruktur yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek lingkungan diyakini mampu mengurangi risiko kerusakan akibat bencana sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.

Melalui penguatan kerja sama dengan berbagai negara Eurasia, Indonesia optimistis dapat mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan ketahanan nasional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global yang terus berkembang.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Gelar Pasar Murah di Ngawi, Gubernur Khofifah Perkuat Upaya Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga Pangan

6 June 2026 - 02:22 WIB

Menaker Dorong Peningkatan Kompetensi SDM dan Tata Kelola untuk Mendukung Ekosistem Ketenagakerjaan yang Adaptif

6 June 2026 - 00:29 WIB

Bappenas dan GGGI Perkuat Kemitraan Pembangunan Hijau melalui Peluncuran Green Indonesia Future Initiative

6 June 2026 - 00:25 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis