Jakarta, Petik – Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong peningkatan ekspor produk susu olahan Indonesia dengan membuka akses pasar yang lebih luas ke berbagai negara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing industri pengolahan susu nasional sekaligus meningkatkan kontribusi sektor pangan olahan terhadap ekspor nonmigas.
Produk susu olahan seperti yogurt, susu UHT, keju, hingga es krim dinilai memiliki prospek yang menjanjikan di pasar internasional. Permintaan global terhadap produk pangan olahan yang berkualitas dan memenuhi standar keamanan pangan terus meningkat, sehingga menjadi peluang besar bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Kemendag menilai industri susu olahan dalam negeri memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Selain didukung kapasitas produksi yang terus berkembang, produk-produk susu Indonesia juga semakin mampu memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan oleh negara tujuan ekspor.
Pemerintah terus memperkuat promosi dagang, memperluas akses pasar melalui berbagai kerja sama perdagangan internasional, serta memfasilitasi pelaku usaha dalam memahami kebutuhan dan regulasi di negara tujuan. Strategi tersebut diharapkan dapat membantu eksportir menembus pasar baru sekaligus memperkuat posisi di pasar yang telah ada.
Selain itu, pelaku usaha didorong untuk terus meningkatkan inovasi produk, kualitas, dan efisiensi produksi agar mampu bersaing dengan produk sejenis dari negara lain. Pengembangan produk yang sesuai dengan tren konsumsi global menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan daya saing ekspor.
Melalui berbagai upaya tersebut, pemerintah optimistis produk susu olahan Indonesia akan semakin diterima di pasar internasional dan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi industri peternakan serta pengolahan susu nasional. Peningkatan ekspor juga diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku industri dalam negeri.
Sumber: InfoPublik.



















