Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM Dari Takziah hingga Pendampingan Pendidikan, Gubernur Khofifah Pastikan Keluarga Korban KM Virgo Mendapat Dukungan Gubernur Khofifah: Transportasi Publik Hubungkan Masyarakat dengan Peluang, Trans Jatim Digratiskan Saat Harhubnas Gubernur Khofifah Apresiasi Perjalanan SBY dari Pengabdian hingga Berkarya melalui Seni Lukis untuk Indonesia Gubernur Khofifah dan Unhan RI Perkuat Kerja Sama, Sinergikan Sains, Ketahanan Pangan, dan Mitigasi Bencana Gubernur Khofifah Usulkan Penguatan Kebijakan LP2B, Pastikan Ketahanan Pangan dan Industrialisasi Berjalan Beriringan

Sosial & Budaya

Ancaman Dunia Maya Bertambah, BSSN Perkuat Kesadaran Publik

badge-check


Ancaman Dunia Maya Bertambah, BSSN Perkuat Kesadaran Publik Perbesar

Jakarta, Petik – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan bahwa ancaman siber semakin kompleks seiring percepatan transformasi digital. Karena itu, masyarakat didorong ikut berperan aktif menjaga keamanan ruang digital.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN, R. Edwin Sumakud, menegaskan keamanan siber bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Setiap pengguna teknologi digital memiliki peran penting dalam mencegah berbagai risiko kejahatan siber.

Menurutnya, ancaman di ruang digital kini semakin beragam, mulai dari penipuan daring, pencurian data pribadi, penyebaran disinformasi, hingga serangan terhadap sistem elektronik. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital.

BSSN menilai langkah sederhana dapat membantu menekan risiko serangan siber, seperti menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi ganda, rutin memperbarui perangkat lunak, serta tidak sembarangan membagikan data pribadi. Selain itu, literasi digital juga menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem digital yang aman.

BSSN menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci memperkuat ketahanan siber nasional. Melalui sinergi tersebut, keamanan ruang digital Indonesia diharapkan semakin tangguh menghadapi berbagai ancaman di masa mendatang.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM

17 September 2026 - 12:13 WIB

Dari Takziah hingga Pendampingan Pendidikan, Gubernur Khofifah Pastikan Keluarga Korban KM Virgo Mendapat Dukungan

17 September 2026 - 06:00 WIB

Gubernur Khofifah: Transportasi Publik Hubungkan Masyarakat dengan Peluang, Trans Jatim Digratiskan Saat Harhubnas

17 September 2026 - 01:44 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya