Menu

Dark Mode
Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat Investor Global Berebut Masuk Indonesia, Presiden Dorong Keterbukaan Data untuk Perkuat Kepercayaan Pasar Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah Pemerintah Perkuat Sinergi dengan Pesantren untuk Membangun Desa yang Maju dan Berkarakter

Sosial & Budaya

Ancaman Dunia Maya Bertambah, BSSN Perkuat Kesadaran Publik

badge-check


Ancaman Dunia Maya Bertambah, BSSN Perkuat Kesadaran Publik Perbesar

Jakarta, Petik – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan bahwa ancaman siber semakin kompleks seiring percepatan transformasi digital. Karena itu, masyarakat didorong ikut berperan aktif menjaga keamanan ruang digital.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN, R. Edwin Sumakud, menegaskan keamanan siber bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Setiap pengguna teknologi digital memiliki peran penting dalam mencegah berbagai risiko kejahatan siber.

Menurutnya, ancaman di ruang digital kini semakin beragam, mulai dari penipuan daring, pencurian data pribadi, penyebaran disinformasi, hingga serangan terhadap sistem elektronik. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital.

BSSN menilai langkah sederhana dapat membantu menekan risiko serangan siber, seperti menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi ganda, rutin memperbarui perangkat lunak, serta tidak sembarangan membagikan data pribadi. Selain itu, literasi digital juga menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem digital yang aman.

BSSN menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci memperkuat ketahanan siber nasional. Melalui sinergi tersebut, keamanan ruang digital Indonesia diharapkan semakin tangguh menghadapi berbagai ancaman di masa mendatang.

Baca Lainnya

Pemprov Jatim Tegaskan Peserta yang Mengikuti Prosedur Jalan Sehat Telah Menerima Kupon dan Paket Makanan

16 June 2026 - 07:36 WIB

Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Gubernur Khofifah Dorong Budaya Tolong-Menolong sebagai Fondasi Kesalehan Sosial

16 June 2026 - 03:12 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, Gubernur Khofifah Gelar Jalan Sehat dan Siapkan 20 Ribu Kupon Doorprize untuk Masyarakat

15 June 2026 - 07:23 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya