Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur Khofifah Sebut Muslimat NU Berpotensi Menjadi Kekuatan Dakwah Digital Terbesar dengan Jejaring hingga Tingkat Desa Terima Peserta ADEM Papua 2026, Gubernur Khofifah Perkuat Komitmen Jawa Timur Membangun SDM Indonesia dari Sabang hingga Papua Sebanyak 2.436 Atlet Ramaikan Kejurnas Sepatu Roda Jatim Open I, Gubernur Khofifah Tekankan Sportivitas dan Pembinaan Berkelanjutan Gubernur Khofifah Apresiasi Penghargaan IDEAS 2026, Tegaskan Komunikasi Publik Harus Membangun Kepercayaan dan Partisipasi Masyarakat

Sosial & Budaya

Bahasa Indonesia Hadir di Vatican News, Dekatkan Umat dengan Paus

badge-check


Bahasa Indonesia Hadir di Vatican News, Dekatkan Umat dengan Paus Perbesar

Jakarta, Petik – Vatikan kini resmi menggunakan Bahasa Indonesia dalam layanan komunikasinya, terutama melalui platform Vatican News. Kebijakan ini menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan komunikasi Gereja Katolik sekaligus mempererat hubungan spiritual umat Katolik Indonesia dengan Gereja di tingkat global.

Penerapan Bahasa Indonesia ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Dikasteri untuk Komunikasi Takhta Suci. Melalui kerja sama tersebut, Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai salah satu bahasa resmi dalam penyebaran informasi Gereja secara internasional.

Dengan menjadi bahasa ke-57 di Vatican News, umat Katolik Indonesia kini memiliki akses yang lebih mudah untuk mendapatkan informasi, ajaran, serta pesan dari Bapa Suci dalam bahasa mereka sendiri. Langkah ini dinilai strategis dalam mendekatkan Gereja kepada umat sekaligus meningkatkan efektivitas komunikasi lintas budaya.

Ketua Komisi Komsos KWI menilai bahwa inisiatif ini bukan sekadar penambahan bahasa, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap identitas nasional serta penguatan hubungan iman antara Indonesia dan pusat Gereja Katolik dunia. Kehadiran Bahasa Indonesia di platform resmi Vatikan juga mencerminkan meningkatnya peran Indonesia dalam komunitas Katolik global.

Penggunaan bahasa ibu dalam komunikasi juga dianggap sebagai cara paling efektif untuk menjangkau umat secara lebih mendalam. Dengan bahasa yang dipahami, pesan Gereja dapat diterima dengan lebih baik dan mampu memperkuat keterlibatan spiritual umat.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional. Bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga representasi identitas bangsa yang mampu mempererat persaudaraan, dialog, dan perdamaian antarnegara.

Pemerintah bersama para pemangku kepentingan berharap kehadiran Bahasa Indonesia di Vatican News dapat semakin memperkuat hubungan umat Katolik Indonesia dengan Gereja universal, sekaligus mendorong kontribusi Indonesia dalam memperkaya komunikasi global yang menjunjung nilai kebersamaan dan toleransi.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital

13 July 2026 - 12:36 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur

13 July 2026 - 04:11 WIB

Khofifah Sebut Muslimat NU Berpotensi Menjadi Kekuatan Dakwah Digital Terbesar dengan Jejaring hingga Tingkat Desa

12 July 2026 - 10:53 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya