Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Proyek Investasi Siap Tawar dan Iklim Usaha Kondusif untuk Menarik Investor ke Jawa Timur Dukung Pendataan Door to Door BPS, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 Inovasi E-Asesmen Berbasis STEAM Dorong Penguatan Multiliterasi Siswa di SMPN Ngusikan Jombang Buka Rakerprov KONI Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Pembinaan, Sport Science, Tata Kelola dan Jejaring Olahraga Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR Hasilkan Gagasan Strategis dan Inovatif, Gubernur Khofifah Optimistis Perkuat Peran Alumni bagi Bangsa Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Detail Plan dan Macro Policy dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

Sosial & Budaya

BPJPH Monitoring Dapur dan Fasilitas Layanan Jemaah Haji di Armuzna

badge-check


BPJPH Monitoring Dapur dan Fasilitas Layanan Jemaah Haji di Armuzna Perbesar

Makkah – Produk Halal (BPJPH) menggelar monitoring dan pengawasan pada dapur dan sejumlah fasilitas pendukung layanan bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, mengatakan bahwa pengawasan tersebut merupakan kolaborasi lintas kementerian/lembaga dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 supaya berjalan lancar dan sukses.

Salah satunya, melalui peningkatan kualitas layanan bagi jemaah, termasuk layanan pemenuhan kebutuhan konsumsi makanan dan minuman yang terjamin kehalalan dan keamanannya.

“Kita melaksanakan pemantauan di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) bersama tim dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Badan Penyelenggara Haji, dan perwakilan K/L lainnya.” kata Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, dalam siaran resminya yang diterima InfoPublik, Rabu (28/5/2025).

“Pemantauan ini kita dilaksanakan dalam rangka mendukung layanan yang optimal bagi keamanan dan kenyamanan jemaah haji asal Indonesia selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.” lanjutnya.

Pada pengawasan tersebut, tim memeriksa sejumlah faslitas layanan bagi jemaah haji. Di antaranya, fasilitas dapur, tenda, air, tempat tidur, kamar mandi, toilet, AC, dan sebagainya. Fasilitas-fasilitas tersebut, lanjutnya, disiapkan oleh sejumlah syarikah, yakni lembaga yang secara khusus ditunjuk oleh Pemerintah Arab Saudi untuk mengelola layanan jemaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Mereka menyiapkan konsep fasilitas yang berbeda-beda dengan menyesuaikan ciri khas Indonesia.

Di sebuah maktab salah satu syarikah, misalnya, nampak ada yang menata tempat tidur dan tata letak dekoratif dengan ciri khas nusantara, dengan anyaman bambu atau rotan, dilengkapi dengan meja dan kursi bambu.

“Ini adalah upaya yang baik yang dilakukan oleh para syarikah. Dengan konsep yang menghadirkan keindahan, kebersihan, dan kesejukan, agar jemaah haji kita merasa nyaman meskipun tinggal di tengah cuaca Arab Saudi yang relatif panas saat ini.” sambung Muhammad Aqil Irham menjelaskan.

“Kita juga memastikan ketersediaan air bersih, dengan sanitasi yang baik yang tentu akan sangat dibutuhkan oleh jemaah, terutama di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) yang merupakan tiga lokasi penting dalam fase puncak ibadah haji nanti.” lanjutnya.

“Setelahnya, pada Rabu dini hari nanti kita juga memonitoring dapur-dapur yang ada, memastikan penerapan prosedur yang menekankan pentingnya standar halal dan juga keamanan pangan terlaksana di lapangan.” pungkasnya.

Baca Lainnya

Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR Hasilkan Gagasan Strategis dan Inovatif, Gubernur Khofifah Optimistis Perkuat Peran Alumni bagi Bangsa

24 June 2026 - 04:53 WIB

Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur

22 June 2026 - 06:56 WIB

Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia

22 June 2026 - 02:56 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya