Menu

Dark Mode
Jejaring Alumni UNAIR Jadi Jembatan Kolaborasi Jatim–Kaltara, Gubernur Khofifah Buka Peluang Pendidikan hingga Peternakan Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Hidup Aktif, Perkuat Pembinaan Atlet dan Olahraga Inklusif di Jatim Maulidurrasul dan Harlah Ke-80 Muslimat NU, Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Peran Perempuan untuk Perdamaian Dunia Tujuh Kali Misi Dagang Sepanjang 2026, Gubernur Khofifah Kembali Catat Transaksi Fantastis Rp2,5 Triliun Gubernur Khofifah Pastikan Tambahan Modal Rp100 Miliar Perkuat Peran Jamkrida Buka Akses Pembiayaan bagi UMKM Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas

Sosial & Budaya

Dinsos Gresik Fokuskan Validasi Data untuk Menentukan Siswa Sekolah Rakyat

badge-check


Dinsos Gresik Fokuskan Validasi Data untuk Menentukan Siswa Sekolah Rakyat Perbesar

Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Sosial mulai mematangkan persiapan pelaksanaan program Sekolah Rakyat dengan menggandeng pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan verifikasi calon peserta didik. Langkah tersebut dilakukan agar program pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dapat berjalan tepat sasaran.

Koordinasi verifikasi calon siswa dilaksanakan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik. Dalam rapat tersebut, berbagai mekanisme teknis dibahas secara mendalam, mulai dari proses pendataan, indikator kelayakan penerima manfaat, hingga sinkronisasi data antarinstansi.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa proses penjaringan calon siswa tidak dilakukan melalui sistem pendaftaran terbuka. Sebaliknya, verifikasi dilakukan langsung di lapangan oleh pendamping PKH berdasarkan data yang telah disiapkan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Menurutnya, tahapan verifikasi dan validasi menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan pendidikan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, pendamping PKH dinilai memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam proses seleksi calon siswa.

Pengalaman para pendamping dalam mendampingi keluarga penerima manfaat selama ini dianggap mampu membantu pemerintah memperoleh data yang lebih akurat mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan begitu, proses penentuan calon siswa Sekolah Rakyat diharapkan berjalan lebih tepat dan minim kesalahan sasaran.

Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera. Pemerintah daerah berharap program tersebut dapat memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Selain memperkuat akses pendidikan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga terus ditingkatkan agar seluruh tahapan pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sumber : InfoPublik

Baca Lainnya

Jejaring Alumni UNAIR Jadi Jembatan Kolaborasi Jatim–Kaltara, Gubernur Khofifah Buka Peluang Pendidikan hingga Peternakan

9 September 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Hidup Aktif, Perkuat Pembinaan Atlet dan Olahraga Inklusif di Jatim

9 September 2026 - 07:17 WIB

Maulidurrasul dan Harlah Ke-80 Muslimat NU, Gubernur Khofifah Serukan Penguatan Peran Perempuan untuk Perdamaian Dunia

9 September 2026 - 01:20 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya