Menu ✖

Dark Mode
Hadiri Senam Santri Aswaja di Malang, Gubernur Khofifah Ajak 6.000 Anak PAUD Cintai NKRI Dorong Branding Positif Pesantren, Founder SAKTI Indonesia Imbau Sediakan Kanal Pelaporan Aman Wujudkan Jatim Sehat lewat JKN Awards 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Akses Layanan Kesehatan Merata Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan UMKM, Koperasi, dan Investasi Gelar Pasar Murah ke-218 di Mojoagung, Gubernur Khofifah Ringankan Beban Pengeluaran Warga Jombang JATMAN Jombang Gelar Musyawarah Kubra Harlah ke-69 untuk Perkuat Konsolidasi Pengurus

Berita

Gubernur Khofifah Ajak Santri Lanjutkan Resolusi Jihad dengan Jihad Intelektual dan Sosial di Era Modern

badge-check


Gubernur Khofifah Ajak Santri Lanjutkan Resolusi Jihad dengan Jihad Intelektual dan Sosial di Era Modern Perbesar

Apresiasi PC Muslimat NU Lamongan Gerakkan Berbagai Giat Sosial dan Keumatan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membaur bersama ribuan masyarakat Lamongan mengikuti Jalan Sehat Santri di Lapangan Gajah Mada, Kabupaten Lamongan, Minggu (26/10) pagi.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh PC NU dan PC  Muslimat NU Kabupaten Lamongan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, yang berlangsung meriah, penuh semangat, dan diikuti antusiasme yang tinggi masyarakat  dari berbagai kecamatan.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan olahraga bersama, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai doorprize menarik, termasuk hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dan paket ibadah umrah.

“Jalan sehat ini menggambarkan bagaimana masyarakat bergerak bersama dalam satu langkah, satu irama, dan satu tujuan. Inilah wujud semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa kita,” ujar Gubernur Khofifah.
 
Ia menambahkan, semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan makna Hari Santri Nasional, yakni momentum untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan kaum santri dan ulama yang telah berkontribusi besar bagi kemerdekaan dan pembangunan bangsa.

“Dari Hari Santri, kita diingatkan pada Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, ketika para ulama, santri, dan rakyat bersatu mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat itu melahirkan nilai besar Hubbul Wathan Minal Iman, cinta tanah air bagian dari iman. Hari ini, semangat itu kita lanjutkan dalam bentuk jihad intelektual, jihad sosial, dan jihad moral,” urainya.

Khofifah menambahkan, perjuangan santri tidak berhenti setelah Indonesia merdeka. Santri masa kini harus berperan aktif dalam mengawal kemerdekaan dengan ilmu, akhlak, dan kontribusi nyata bagi bangsa, sesuai tema Hari Santri 2025, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

“Santri masa kini dan masa depan harus berani tampil di lini ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, dan kepemimpinan tanpa kehilangan akar spiritual dan moralnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan Jalan Sehat yang dirangkai dengan istighosah dan doa bersama untuk bangsa mencerminkan keseimbangan antara ikhtiar lahir dan batin.

“Inilah ciri khas masyarakat Indonesia. Kita menjaga kesehatan jasmani melalui olahraga, dan menyucikan jiwa melalui doa serta munajat kepada Allah SWT. Keseimbangan ini adalah kekuatan sosial dan spiritual yang harus terus kita rawat,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasi kepada PC Muslimat NU Kabupaten Lamongan yang konsisten menggerakkan kegiatan sosial dan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus mendukung kegiatan yang menyehatkan masyarakat, memperkuat ukhuwah, dan menanamkan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. Kami percaya, pembangunan tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif masyarakat,” tegasnya.

Di akhir, Khofifah juga menegaskan bahwa nilai perjuangan dan kebersamaan tersebut sejalan dengan semangat Jatim BISA (Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif) yang menjadi arah pembangunan manusia Jawa Timur.

“Dengan semangat Jatim BISA, setiap langkah masyarakat Jawa Timur adalah langkah menuju kemajuan bersama. Jalan sehat ini menjadi simbol bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar kita,” pungkasnya.

Turut hadir pula dalam kegiatan ini, Bupati Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, Jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemprov Jatim, Jajaran Kepala BUMD Jatim, Jajaran Forkopimda Lamongan, jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemkab Lamongan dan jajaran PPMNU, PWMNU dan PCMNU Kabupaten Lamongan. 

Baca Lainnya

Dorong Pertanian Berkelanjutan, Penemu Biosaka Beri Pelatihan Langsung kepada Wali Murid di Jombang

18 October 2026 - 02:27 WIB

Doakan Muktamar NU ke 35 Lahirkan Pemimpin yang Alim, Wara’, dan Empati yang tulus kepada Umat.

30 August 2026 - 14:08 WIB

Dari Pengungsian Manggarai, Khofifah Pastikan Anak Korban Gempa Dapat Pendampingan Psikososial

24 August 2026 - 01:52 WIB

Berita Populer di Berita