Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Presiden Prabowo Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor, Apresiasi Kontribusi Pendidikan Pesantren bagi Bangsa Pemprov Jatim Salurkan Air Bersih dan Sarana Penampungan, Gubernur Khofifah Perkuat Mitigasi Kekeringan Sholat Istisqa’ Dipimpin Syaikh Muhammad Fadhil Al Jailani, Gubernur Khofifah Mohon Hujan Rahmat untuk Jatim Pasar Murah Hadir di Desa Kedungdung Sampang, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Pokok Terjangkau Kekeringan Meluas di Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Pencarian Sumber Air Permanen hingga Pembangunan Embung Gubernur Khofifah Apresiasi Mega Science Center Jatim Park, Hadirkan Ruang Belajar Interaktif Berbasis AI dan STEM

Keagamaan

Gubernur Khofifah Sebarkan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman, Perkuat Nilai Spiritual Ramadan di Jatim

badge-check


Gubernur Khofifah Sebarkan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman, Perkuat Nilai Spiritual Ramadan di Jatim Perbesar

Jadikan Al-Qur'an sebagai Cahaya Raih Keberkahan Ramadan

 

SURABAYA, 15 MARET 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan Al-Qur’an Mushaf Madinah hadiah dari Penjaga Dua Tanah Suci, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, kepada masyarakat dalam berbagai kesempatan di bulan Ramadan. Salah satunya melalui kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan yang digelar di Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (13/3).

 

Penyerahan Mushaf Madinah yang merupakan cetakan Madinah Al-Munawwarah itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan keberkahan Ramadan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Mushaf tersebut merupakan hadiah dari Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud, Raja Kerajaan Arab Saudi sekaligus Penjaga Dua Tanah Suci, yang diberikan kepada umat Islam Indonesia.

 

Selain di Kabupaten Gresik, Mushaf Madinah juga diserahkan oleh Gubernur Khofifah kepada masyarakat di berbagai daerah di Jawa Timur saat kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan, seperti di Kabupaten Pamekasan, Madiun, Lamongan, Tuban , Jombang, Kabupaten Nganjuk dan kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur.

 

“Berbagi Al Qur’an ini merupakan salah satu amaliyah ramadan yang ingin mendapatkan kemuliaan dan keberkahan di Bulan Suci Ramadan,” jelasnya. 

 

Gubernur Khofifah mengatakan, pemberian Mushaf Madinah dari Raja Salman merupakan wujud nyata ukhuwah Islamiyah sekaligus simbol eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Arab Saudi. Menurutnya, perhatian tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mempererat tali persaudaraan antarbangsa.

“Pemberian ini bukan sekadar simbol berbagi di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi cahaya ramadhan untuk masyarakat Jawa Timur sekaligus cerminan hubungan persaudaraan dan persahabatan yang telah terjalin lama antara Indonesia dan Arab Saudi,” ujar Khofifah.

 

Menurutnya, Al-Qur’an yang dibagikan memiliki nilai istimewa karena membantu umat memahami pesan moral dan nilai kehidupan yang terkandung dalam ayat-ayat suci. 

 

“Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperdalam pemahaman nilai-nilai kebaikan. Semoga Al-Qur’an ini menjadi penguat iman dan akhlak, khususnya bagi generasi muda,” kata Khofifah.

 

Lebih lanjut disampaikannya, Mushaf Madinah bukan sekadar kitab suci yang diberikan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki makna simbolik yang mendalam sebagai wujud persaudaraan umat Islam dunia.

 

“Mushaf Madinah ini adalah hadiah dari Raja Salman bagi umat Islam Indonesia. Ini bukan sekadar pemberian kitab suci, tetapi juga simbol persaudaraan umat Islam yang menghubungkan Tanah Suci Makkah dan Madinah dengan Nusantara,” ujar Khofifah.

 

Ia berharap Mushaf Madinah yang sampai ke tangan masyarakat dapat menjadi sumber inspirasi dalam memperkuat keimanan sekaligus pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kita berharap mushaf ini tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hidup di tengah masyarakat,” imbuhnya.

 

Mushaf Madinah dikenal sebagai salah satu cetakan Al-Qur’an yang paling otentik dan luas digunakan di dunia Islam. Mushaf ini memiliki standar penulisan yang baku, tajwid yang terjaga, serta tata letak ayat yang memudahkan umat Islam dalam membaca dan mempelajarinya.

 

Dengan tulisan yang jelas dan standar bacaan yang terjaga, Mushaf Madinah menjadi rujukan utama bagi umat Islam di berbagai negara.

 

“Ketika mushaf ini sampai di tangan masyarakat, harapannya ia tidak hanya menjadi kitab yang dibaca, tetapi juga menjadi sumber petunjuk, penguat iman, serta penuntun dalam menjalani kehidupan,” jelas Khofifah.

 

Penyerahan Mushaf Madinah tersebut dilakukan bersamaan dengan rangkaian kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan, sebuah program yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menghadirkan keberkahan Ramadhan melalui berbagai aksi kepedulian sosial kepada masyarakat.

 

Melalui kegiatan tersebut, Pemprov Jawa Timur tidak hanya menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai spiritual Ramadhan yang memperkuat kepedulian, kebersamaan, serta solidaritas sosial di tengah masyarakat.

 

Khofifah menegaskan bahwa Ramadhan menjadi momentum penting untuk memperkuat kesalehan tidak hanya secara pribadi, tetapi juga secara sosial.

 

“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi, merawat empati, dan menghadirkan kebaikan bagi sesama. Semoga Mushaf Madinah ini menjadi cahaya Ramadhan yang menguatkan iman sekaligus mempererat persaudaraan umat,” pungkasnya. 

 

Baca Lainnya

Doakan Muktamar NU ke 35 Lahirkan Pemimpin yang Alim, Wara’, dan Empati yang tulus kepada Umat.

30 August 2026 - 14:08 WIB

Idul Adha 1447 H: BAZNAS Jombang Berbagi Kebahagiaan Qurban untuk Warga Pinggiran

28 May 2026 - 16:08 WIB

Sowan Masyayikh Thariqah Jadi Langkah JATMAN Jombang Perkuat Pembinaan Akhlak dan Nilai Kebangsaan

12 May 2026 - 05:57 WIB

Berita Populer di Keagamaan