Menu

Dark Mode
Pemprov Jatim Perluas Akses Deteksi Dini, Gubernur Khofifah Bebaskan Tarif MCU 100 Persen di RS Paru Manguharjo Perkuat Ekosistem Budaya Jawa Timur, Gubernur Khofifah Dukung 13 Sanggar Pelestari Topeng Malangan Program SIKAP di SMAN Taruna Nala Jadi Praktik Nyata Ketahanan Pangan, Gubernur Khofifah Dorong Sekolah Lebih Produktif Penghargaan Nayaka Mahambara untuk Gubernur Khofifah, Jatim Perkuat 28.898 Koperasi Aktif sebagai Pilar Ekonomi Rakyat Gubernur Khofifah Beri Penghargaan 10 Siswa Berprestasi Internasional, Dorong Taruna Nala Terus Ukir Prestasi Khilma Anis Raih Penghargaan Literary, Cinematic, and Women’s Empowerment, Bawa Karya Jember ke Kancah Nasional

Berita

Gubernur Khofifah Serukan Sinergi Warga Jatim Perkuat Pasar Antar Provinsi dan Harmonisasi Kehidupan di Kepri

badge-check


Gubernur Khofifah Serukan Sinergi Warga Jatim Perkuat Pasar Antar Provinsi dan Harmonisasi Kehidupan di Kepri Perbesar

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menggelar Forum Silaturahmi dengan Masyarakat Kepulauan Riau asal Jatim di Hotel Nagoya Hill, Batam, Minggu (7/12) malam.

Forum silaturahmi ini sengaja dihelat sekaligus jembatan komunikasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau yang berasal dari Jawa Timur. 

Tak hanya itu, disampaikan Khofifah, warga  Kepri asal Jatim adalah elemen penting penguatan pasar antar daerah dalam membangun hubungan sosial dan ekonomi yang harmonis dengan masyarakat setempat. 

"Untuk masyarakat Kepri asal Jawa Timur diharapkan untuk nyambung seduluran dari proses yang diharapkan tetap guyub rukun dan trengginas berpartisipasi dalam pembangunan," kata Khofifah.

Menurut Khofifah penting menjaga semangat guyub rukun, persaudaraan, dan kekompakan seduluran. Sebab, nilai-nilai ini merupakan kekuatan sosial yang memperkokoh harmoni serta memperkuat kerja sama ekonomi antar daerah. 

"Keterlibatan aktif panjenengan semua tidak hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi jembatan penting dalam memperluas peluang usaha dan perdagangan antara kedua daerah," ungkapnya.

Dalam hal ini, Provinsi Jawa Timur mendukung penuh pengembangan potensi kedua provinsi di berbagai sektor, mulai perdagangan, pertanian, pendidikan, kebudayaan, maupun sektor potensial lainnya.

"Kami berharap terjadi dialog dua arah untuk mengetahui potensi masyarakat Kepulauan Riau yang berasal dari Jawa Timur. Kami juga berharap kerja sama antara Jawa Timur dan Kepulauan Riau semakin erat dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat di kedua daerah," kata Khofifah. 

Lebih lanjut, untuk mencapai ekonomi yang menyejahterakan kedua daerah, Khofifah menyadari kunci keberhasilan penguatan pasar antar daerah terletak pada kemitraan yang solid antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. 

"Saya mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergi dan kerja sama, baik dalam hal peningkatan kapasitas SDM, akses pasar, maupun pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk unggulan masing-masing daerah," tuturnya. 

Khofifah berharap pertemuan dengan masyarakat Kepri asal Jatim semakin erat dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat di kedua daerah. 

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya acara ini. Mari kita terus bersatu dan bekerja sama demi kemajuan bersama," pungkasnya. 

Sementara itu Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengucapkan selamat datang tiba di Kepulauan Riau yang terbilang heterogen, diantaranya suku Melayu 29,5 persen, suku Jawa sebesar 22,93 persen, suku Batak 12,7 persen, sisanya campuran dari suku yang lain seperti Minang dan Tionghoa.  

"Kepri sangat heterogen karena kawasan perbatasan yang aktivitas ekonomi cukup padat sehingga banyak warga di Indonesia melakukan aktivitas di Kepri termasuk warga Jatim," ungkapnya. 

Meski heterogen, masyarakat yang tinggal Kepulauan Riau bisa hidup rukun, aman, damai. Sejak 2022 hingga 2025, tingkat toleransi dan moderasi di Kepulauan Riau berada di posisi ketiga. 

"Jadi modal membangun toleransi Kepri juga ada dukungan warga Jatim di Kepri," ungkapnya. 

Ketua Paguyuban Masyarakat Jatim di Kepulauan Riau Imam Tohari mengucapkan terima kasih kehadiran Gubernur Khofifah bertemu masyarakat Kepulauan Riau. 

"Saya berharap hadirnya ibu Gubernur Khofifah membuka peluang-peluang kerjasama baru seperti bidang ketenagakerjaan dan perdagangan supaya bisa memperbaiki ekonomi warga asal Jatim yang tinggal di Kepulauan Riau," ungkapnya. 

Baca Lainnya

Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

16 August 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole

8 August 2026 - 23:35 WIB

Berita Populer di Berita