Menu

Dark Mode
Penghargaan Nayaka Mahambara untuk Gubernur Khofifah, Jatim Perkuat 28.898 Koperasi Aktif sebagai Pilar Ekonomi Rakyat Gubernur Khofifah Beri Penghargaan 10 Siswa Berprestasi Internasional, Dorong Taruna Nala Terus Ukir Prestasi Khilma Anis Raih Penghargaan Literary, Cinematic, and Women’s Empowerment, Bawa Karya Jember ke Kancah Nasional Gubernur Khofifah dan Kapolri Listyo Sigit Peringati Hari Juang Polri, Hidupkan Kembali Nilai Perjuangan M. Jasin Kabiro Adpim Jatim: Humas Pemerintah Tak Cukup Menyampaikan Informasi, Harus Membangun Kepercayaan Publik Perkuat Respons Kemanusiaan, Gubernur Khofifah Kirim Logistik, Obat-Obatan hingga Tim Trauma Healing ke NTT

Ekonomi & Bisnis

Gubernur Riau Bahas Strategi Pembangunan Kuansing : Dari Sawah hingga Pacu Jalur

badge-check


Gubernur Riau Bahas Strategi Pembangunan Kuansing : Dari Sawah hingga Pacu Jalur Perbesar

Kuansing – Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengungkapkan bahwa Kuantan Singingi  (Kuansing) memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian, khususnya sawah, karena struktur tanahnya yang sangat mendukung.

“Struktur tanah di Kuansing sangat bagus untuk sektor pertanian, apalagi untuk sawah,” ujar Gubernur saat  rapat koordinasi penting bersama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada Senin (17/3/2025).

Gubernur juga menyoroti pentingnya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kuansing yang saat ini berada pada angka 200. Peningkatan IPM dianggap penting sebagai indikator kesiapan daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kita ingin meningkatkan IPM Kuansing. Dengan IPM 200, Kuansing bisa jadi sumber pangan utama di masa depan. Perlu ada tata kelola perairan yang maksimal agar daya tahan pangan meningkat, sesuai pesan Pak Prabowo tentang ketahanan pangan,” jelasnya.

Gubernur menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki aksesibilitas menuju Kuansing. Ia menekankan bahwa Pacu Jalur sebagai warisan budaya khas Kuansing harus terus dikembangkan, namun pariwisata Kuansing tidak boleh hanya bergantung pada tradisi tersebut.

“Pacu Jalur adalah ciri khas, tetapi wisata alam juga harus ditingkatkan agar kunjungan wisatawan semakin tinggi,” tuturnya.

Ia juga mengakui bahwa Kuansing menghadapi tekanan fiskal yang cukup signifikan. Sebagai solusi, sektor pariwisata dianggap sangat strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal, terutama melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pariwisata mampu menggerakkan UMKM karena bisa didukung oleh kekayaan alam dan budaya lokal,” katanya.

Menurut Gubernur, panorama alam Kuansing seperti air terjun, danau, dan kekayaan budaya menjadi aset besar yang harus dikembangkan untuk mendongkrak pendapatan daerah.

Gubernur juga menekankan pentingnya perbaikan akses jalan dari Pekanbaru ke Kuansing sebagai penunjang utama sektor pariwisata. Ia berharap ada kolaborasi erat dengan Dinas Pariwisata dalam upaya peningkatan jumlah wisatawan ke Kuansing.

“Kalau akses jalannya bagus, pariwisatanya bersih, Insya Allah kunjungan ke Kuansing meningkat,” tutupnya. (nan).

Baca Lainnya

Pasar Murah dan Pembagian Bendera Meriahkan HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah: Pemerintah Harus Hadir

16 August 2026 - 12:03 WIB

Perkuat Perdagangan Antarwilayah, Gubernur Khofifah Catatkan Transaksi Rp2,529 Triliun Bersama Kalimantan Barat

11 August 2026 - 12:38 WIB

Gebyar Seni Jadi Puncak Perpisahan Mahasiswa KPM 08 dan Warga Desa Pandanblole

8 August 2026 - 23:35 WIB

Berita Populer di Berita