Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemprov Jatim Bebaskan Sejumlah Pajak dan Sanksi Administratif, Gubernur Khofifah: Ringankan Beban Masyarakat Akad Massal KPR Sejahtera Disaksikan Presiden Prabowo, Khofifah Pastikan Ekosistem Rumah Subsidi Jatim Terus Diperkuat Perkuat Stabilitas Harga Pangan, Gubernur Khofifah Kembali Gelar Pasar Murah di Kabupaten Tuban Dorong Transparansi dan Kepercayaan Publik, Kabiro Adpim Jatim Raih Award Kepemimpinan Komunikasi Inklusif 2026

Sosial & Budaya

Indonesia dan Prancis Tingkatkan Sinergi Pendidikan Tinggi, Sains, serta Teknologi melalui Berbagai Program Strategis

badge-check


Indonesia dan Prancis Tingkatkan Sinergi Pendidikan Tinggi, Sains, serta Teknologi melalui Berbagai Program Strategis Perbesar

Jakarta, Petik – Indonesia dan Prancis memperkuat kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan mobilitas akademik sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara. Kesepakatan tersebut menjadi salah satu hasil penting dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron.

Melalui deklarasi bersama di bidang pendidikan, penelitian, dan mobilitas akademik, kedua negara berkomitmen memperluas kolaborasi dalam berbagai sektor, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, pengembangan inovasi, hingga penguatan ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyambut positif penguatan kerja sama tersebut. Menurutnya, kemitraan Indonesia dan Prancis di bidang pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan inovasi merupakan investasi jangka panjang yang penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat daya saing bangsa.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas jejaring internasional perguruan tinggi Indonesia serta mempercepat transformasi pendidikan tinggi agar lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, kolaborasi riset yang semakin luas dinilai mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kedua negara juga mendukung penyelenggaraan Joint Working Group on Higher Education, Research, Innovation, and Entrepreneurship yang akan berlangsung di Angers pada Juli 2026. Forum tersebut akan menjadi wadah untuk merumuskan berbagai program konkret yang melibatkan perguruan tinggi, lembaga riset, industri, dan pemerintah dari kedua negara.

Selain penguatan riset dan pendidikan tinggi, Indonesia dan Prancis juga menempatkan inovasi sebagai agenda strategis melalui penyelenggaraan France–Indonesia Year of Innovation 2026. Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas teknologi, mempercepat hilirisasi hasil riset, serta mendorong pengembangan industri masa depan melalui kolaborasi yang lebih erat.

Pemerintah berharap kerja sama tersebut dapat membuka akses yang lebih luas bagi sivitas akademika Indonesia untuk terlibat dalam jejaring global, sekaligus memperkuat kapasitas riset nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Sumber: InfoPublik

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh Campurejo, Tingkatkan Kualitas Hidup 1.152 Warga

2 August 2026 - 03:55 WIB

Kenang 79 Tahun Perjuangan TRIP, Gubernur Khofifah: Usia Muda Bukan Penghalang untuk Berkontribusi bagi Indonesia

1 August 2026 - 11:35 WIB

Dorong Transparansi dan Kepercayaan Publik, Kabiro Adpim Jatim Raih Award Kepemimpinan Komunikasi Inklusif 2026

31 July 2026 - 00:37 WIB

Berita Populer di Kesehatan