Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Optimis Produk UKM Jatim Mampu Bersaing dan Berjaya di Pasar Internasional Gubernur Khofifah Berbelasungkawa atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda Perkuat Transportasi Inklusif di Malang Raya, Gubernur Khofifah Buka Rute Baru Trans Jatim Koridor II Di AMSI Awards 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Kejujuran Media di Era Post-Truth Capai Akreditasi Internasional JCI Ketiga Kalinya, RSUD Dr Soetomo Dipuji Gubernur Khofifah Perkuat Komunikasi dan Ruang Aman Pesantren, Halaqah Santri Digital Jatim 2026 Siapkan Deklarasi Bersama

Politik & Pemerintahan

Indonesia di KTT BRICS: Perkuat Multilateralisme, Tolak Standar Ganda

badge-check


Indonesia di KTT BRICS: Perkuat Multilateralisme, Tolak Standar Ganda Perbesar

Rio de Janeiro — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 yang digelar di Museum of Modern Art (MAM), Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu (6/7/2025).

Dalam pertemuan yang mengusung tema “Strengthening Global South Cooperation for More Inclusive and Sustainable Governance”, Presiden Prabowo menegaskan sikap Indonesia yang mendukung perdamaian dunia melalui multilateralisme dan keadilan dalam tata kelola global.

“Bapak Presiden juga menegaskan menolak perang dan penggunaan standar ganda. Beliau sejalan dengan hampir seluruh peserta yang mendorong reformasi multilateral dan keterwakilan Global South dalam tata kelola global, khususnya di institusi seperti PBB. Presiden juga mendorong agar BRICS dapat memimpin multilateralisme yang lebih adil,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangannya usai mendampingi Presiden.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya Bandung spirit dalam forum BRICS, terutama dalam memperjuangkan nasib negara-negara berkembang dan mendukung kemerdekaan Palestina. Menurut Indonesia, BRICS perlu menjadi kekuatan penyeimbang yang dapat menyuarakan kepentingan negara-negara Global South secara adil dan konsisten.

“Bapak Presiden menegaskan hubungan Indonesia terhadap Palestina dan secara khusus mengingatkan agar semangat Bandung spirit bisa dibawa dan dilanjutkan dalam forum BRICS,” lanjut Airlangga.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanatha Nasir (Tata), yang turut mendampingi Presiden, menambahkan bahwa sebagian besar pemimpin negara anggota BRICS menyoroti situasi global yang semakin tidak menentu.

“Salah satu isu yang sangat banyak diangkat oleh negara anggota adalah pentingnya BRICS mengambil peran kepemimpinan untuk Global South agar bisa mendorong reformasi sistem multilateral,” kata Tata.

Menurutnya, konsolidasi negara-negara Global South sangat penting dalam menjaga stabilitas internasional dan menciptakan ruang pembangunan yang kondusif bagi negara-negara berkembang. Dalam forum tersebut, Indonesia juga menyampaikan dukungan terhadap upaya reformasi serta menyambut baik solidaritas antaranggota BRICS untuk menciptakan sistem dunia yang lebih inklusif dan berimbang.

“Oleh karena itu, semangatnya adalah bagaimana BRICS bisa berkontribusi mendorong reformasi dan memperkuat sistem multilateral itu sendiri,” pungkas Tata.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Bertemu di Grahadi, Bahas Stabilitas Keamanan dan Kesejahteraan Warga

24 October 2026 - 02:13 WIB

Soroti Serapan 24,46 Juta Pekerja Jatim, Gubernur Khofifah Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri Besutan Kapolri

17 October 2026 - 12:11 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Kembalinya Dua Putra Daerah Jatim dalam Acara Kenal Pamit Kapolda di Surabaya

14 October 2026 - 07:07 WIB

Berita Populer di Politik & Pemerintahan