Menu

Dark Mode
Hubungan Jatim-Singapura Makin Produktif, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Investasi dan Perdagangan Gubernur Khofifah Apresiasi Capaian JDIH Jatim, Dorong Layanan Informasi Hukum Semakin Terbuka dan Mudah Diakses Pengabdian ASN Diperkuat dengan Inovasi, Gubernur Khofifah Dorong SIKAP dan Pengelolaan Sampah Jadi Praktik Baik Gubernur Khofifah Undang Anak-Anak yang Hormat Bendera dari Luar Grahadi, Teguhkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda Usai Tuntaskan Tugas HUT ke-81 RI, Gubernur Khofifah Ajak Paskibraka Jatim Jadikan Pengalaman sebagai Bekal Kepemimpinan Gubernur Khofifah: Nasionalisme dan Persatuan Masyarakat Jatim Jadi Modal Kuat Wujudkan Indonesia Berdaulat

Pendidikan

Industri Turun Tangan, 1.000 Siswa SMK Pemasaran Dapat Mentor Profesional selama Tiga Tahun

badge-check


Industri Turun Tangan, 1.000 Siswa SMK Pemasaran Dapat Mentor Profesional selama Tiga Tahun Perbesar

Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan SMK bidang pemasaran, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Gerakan 1.000 Siswa SMK Sales Naik Kelas, sebuah program pelatihan intensif berbasis industri yang akan berlangsung selama tiga tahun.

Program ini menyasar 1.000 siswa kelas 10 dari SMK Program Keahlian Pemasaran, dengan melibatkan industri sebagai mentor profesional dan guru tamu. Para siswa akan dibimbing langsung oleh perusahaan mitra yang menyediakan pelatihan praktis, studi kasus, dan tempat praktik kerja lapangan (PKL).

Melalui pendekatan “I CAN” (Innovative, Competitive, Adaptive, Never Give Up), siswa akan dibekali keterampilan penjualan, komunikasi, dan ketahanan mental untuk menghadapi dunia kerja yang dinamis. Lulusan program akan mendapatkan sertifikasi dari perusahaan dan asosiasi industri, serta berpeluang direkrut langsung oleh industri mitra.

Program ini juga mencakup pelatihan untuk para guru, agar mampu mengajar keterampilan sales secara lebih relevan dengan perkembangan dunia usaha. Hingga saat ini, lebih dari 70 perusahaan dari berbagai sektor telah bergabung. Di antaranya adalah Kawan Lama Group (KLG) dan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Lianawati, Talent Acquisition & Employee Experience General Manager KLG, mengatakan program ini adalah investasi masa depan. “Kami yakin sinergi ini menjembatani kebutuhan industri dan kompetensi lulusan SMK, khususnya di bidang sales,” ujar Lianawati, dalam acara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) secara resmi meluncurkan Gerakan 1.000 Siswa SMK Sales Naik Kelas, Senin (28/4/2025) di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta.

Senada, Hendri Wijaya, Direktur Sales PT Yamaha Indonesia Motor Mfg., menegaskan pentingnya kolaborasi ini dalam membentuk tenaga kerja siap pakai. “Program ini mempersiapkan siswa dengan pelatihan komprehensif, memberikan solusi jangka panjang untuk kebutuhan industri,” ungkapnya.

Dengan lebih dari 1.900 SMK Pemasaran di seluruh Indonesia, gerakan ini diharapkan bisa menjadi titik balik dalam mengangkat kualitas dan daya saing lulusan SMK di sektor pemasaran.

Baca Lainnya

Hubungan Jatim-Singapura Makin Produktif, Gubernur Khofifah Soroti Potensi Investasi dan Perdagangan

20 August 2026 - 07:25 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi Capaian JDIH Jatim, Dorong Layanan Informasi Hukum Semakin Terbuka dan Mudah Diakses

20 August 2026 - 01:54 WIB

Gubernur Khofifah Undang Anak-Anak yang Hormat Bendera dari Luar Grahadi, Teguhkan Semangat Nasionalisme Generasi Muda

19 August 2026 - 01:43 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya