Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Konektivitas Ekonomi Jatim–Kaltim, Gubernur Khofifah Resmikan Kantor Cabang Bank Jatim di Balikpapan Pendaftaran Tahap Kedua Dibuka 10 Oktober, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim Gubernur Khofifah Tinjau Servis Motor Gratis di Sidoarjo, Dorong Siswa SMK Siap Terjun ke Dunia Kerja Sambut Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Biro Adpim Jatim Persembahkan Dua Penghargaan AHI 2026 Jawa Timur Bersholawat Semarakkan Hari Jadi ke-81, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Perkuat Persaudaraan dan Kebersamaan Gubernur Khofifah Ajak Taruna-Taruni Jatim Siapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045

Berita

Jombang Siapkan 15 Masjid Ramah Pemudik untuk Arus Mudik 2026

badge-check


Jombang Siapkan 15 Masjid Ramah Pemudik untuk Arus Mudik 2026 Perbesar

JOMBANG – Menyongsong musim mudik Lebaran 1447 H, Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan program "Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik". Peresmian ini dilaksanakan pada Rabu (18/3) bertempat di Masjid Besar Diwek, Kabupaten Jombang. 

Program ini bertujuan untuk mentransformasi fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat layanan sosial dan tempat istirahat yang nyaman bagi para musafir yang melintasi jalur utama Jawa Timur. 

Masjid yang ditunjuk dalam program ini menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari toilet dan ruang wudhu yang bersih, area parkir luas, hingga ruang istirahat yang memadai. 

Dalam arahannya, Ketua PW DMI Jatim, Dr. KH. Sudjak, M.Ag, menekankan pentingnya keramahan takmir masjid dalam menyambut tamu Allah. "Masjid harus menjadi oase bagi para pemudik. Kebersihan toilet dan ketersediaan tempat istirahat menjadi prioritas utama agar pemudik bisa kembali berkendara dalam keadaan segar dan selamat," ujarnya.

KH. Sudjak menyebut bahwa ada 499 masjid ramah pemudik dan arus balik yang tersebar di Jawa Timur. Dan ini adalah kekuatan besar yang bisa membantu para pemudik untuk rehat sejenak mengatasi lelah dan rasa capek dalam berkendara.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat pelayanan umat. Kami ingin pemudik merasa aman dan nyaman saat beristirahat di masjid,” ujarnya.

Melalui gerakan ini, masjid-masjid didorong untuk menyediakan fasilitas sederhana namun bermakna: tempat istirahat yang bersih, air minum, sanitasi yang layak, hingga area parkir yang aman. Beberapa bahkan diharapkan mampu menyediakan informasi jalur mudik dan layanan kesehatan ringan.

Bagi pemudik, hal-hal kecil seperti itu bisa terasa sangat besar. Sekadar melepas lelah, menunaikan salat dengan tenang, atau duduk sejenak tanpa rasa khawatir, semua menjadi bagian dari perjalanan pulang yang lebih manusiawi.

Pihak Pemkab Jombang melalui Kabag Kesra, Drs. H. Supriadi, M.Si turut mengapresiasi inisiatif ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara ulama dan pemerintah dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat luas. 

"Takmir Masjid diharapkan mampu memberikan fasilitas yang memadai dan layanan yang baik bagi pemudik. Misalnya, area parkir yang luas, toilet dan tempat wudhu yang bersih, dan tempat rehat yang nyaman" kata Supriadi 

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah (PD) DMI Jombang, Gus Didin A Sholahudin, dalam sambutannya menekankan bahwa masjid harus hadir sebagai solusi konkret di tengah masyarakat.

"Hari ini kita tidak sekedar meresmikan sebuah program, tapi untuk menyalakan kembali api perjuangan Rasulullah SAW dari dalam masjid. Launching "Masjid Ramah Pemudik" di Jombang ini adalah ikhtiar kita untuk membuktikan bahwa masjid bukan hanya tempat rukuk dan sujud, tapi merupakan jantung kehidupan umat." tutur Gus Didin.

"Dahulu, di tangan Rasulullah, masjid adalah pusat solusi. Masjid adalah tempat musafir berteduh, tempat orang lapar menemukan makanan, dan tempat jiwa yang lelah menemukan ketenangan. Kita ingin menghidupkan kembali ruh itu di Jombang." lanjutnya.

Peresmian Masjid Ramah Pemudik ini juga dihadiri Camat Diwek, Kapolsek dan Danramil,  PC DMI Kecamatan se Kab Jombang; dan ditandai dengan serah terima parcel lebaran untuk 10 orang pemudik yang sedang berada di Masjid Besar Diwek.

Di Kabupaten Jombang sendiri, berdasarkan data Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang bekerja sama dengan berbagai pihak telah menyiapkan 15 masjid ramah pemudik dan arus balik sebagai tempat istirahat (rest area) selama libur Hari Raya Idul Fitri 2026. 

Baca Lainnya

Masuk Raudhah Jadi Momentum, Gubernur Khofifah Ajak Umat Meneladani Keilmuan dan Akhlak Sayyidah Aisyah RA

23 September 2026 - 11:51 WIB

Doakan Muktamar NU ke 35 Lahirkan Pemimpin yang Alim, Wara’, dan Empati yang tulus kepada Umat.

30 August 2026 - 14:08 WIB

Dari Pengungsian Manggarai, Khofifah Pastikan Anak Korban Gempa Dapat Pendampingan Psikososial

24 August 2026 - 01:52 WIB

Berita Populer di Berita