Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Proyek Investasi Siap Tawar dan Iklim Usaha Kondusif untuk Menarik Investor ke Jawa Timur Dukung Pendataan Door to Door BPS, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 Inovasi E-Asesmen Berbasis STEAM Dorong Penguatan Multiliterasi Siswa di SMPN Ngusikan Jombang Buka Rakerprov KONI Jatim, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Pembinaan, Sport Science, Tata Kelola dan Jejaring Olahraga Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR Hasilkan Gagasan Strategis dan Inovatif, Gubernur Khofifah Optimistis Perkuat Peran Alumni bagi Bangsa Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Detail Plan dan Macro Policy dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

Sosial & Budaya

Kasus COVID-19 Meningkat di Asia, Kemenkes Keluarkan SE Waspada COVID-19

badge-check


Kasus COVID-19 Meningkat di Asia, Kemenkes Keluarkan SE Waspada COVID-19 Perbesar

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan surat edaran (SE) terkait kewaspadaan terhadap peningkatan kasus COVID-19 memasuki minggu ke-12 tahun 2025 hingga saat ini di kawasan Asia yaitu Thailand, Honkong, Malaysia, maupun Singapura.

Varian COVID-19 dominan yang menyebar di Thailand yaitu XEC dan JN.1, Singapura LF.7 dan NB.1.8 (turunan JN.1), Hongkong JN.1, dan Malaysia XEC (turunan JN.1).

SE Nomor SR.03.01/C/1422/2025 bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan COVID-19 maupun penyakit potensial kejadian luar biasa (KLB)/wabah lainnya bagi Dinas Kesehatan, UPT Bidang Kekarantinaan Kesehatan, UPT Bidang Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Fasilitas Pelayanan Kesehatan, dan para pemangku kepentingan.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Murti Utami seperti yang dikutip InfoPublik Minggu (1/6/2025) pada SE tersebut disampaikan bahwa situasi COVID-19 di Indonesia mengalami tren penurunan.

“Memasuki minggu ke-20 saat ini menunjukkan tren penurunan kasus konfirmasi mingguan dari 28 kasus pada minggu ke-19 menjadi tiga kasus pada minggu ke-20 (positivity rate 0,59 persen), dengan varian dominan yang beredar adalah MB.1.1,” kata Murti.

Pada SE tersebut, Dinas Kesehatan, UPT Bidang Kekarantinaan Kesehatan, UPT Bidang Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Fasilitas Pelayanan Kesehatan, dan para pemangku kepentingan diminta untuk terus memantau perkembangan situasi dan informasi global terkait kejadian COVID-19 melalui kanal resmi pemerintah dan World Health Organization (WHO).

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan pihaknya terus mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan dasar seperti mencuci tangan, menggunakan masker saat batuk pilek, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi saluran napas atau flu.

Selain itu, vaksinasi booster COVID-19 tetap direkomendasikan, terutama bagi mereka yang belum mendapatkannya atau termasuk dalam kelompok rentan seperti lansia dan penderita komorbid.

“Masyarakat tidak perlu panik, namun kewaspadaan tetap penting. Kami pastikan langkah-langkah deteksi dini, pelaporan, dan kesiapsiagaan terus kami jalankan untuk menjaga situasi nasional tetap aman,” kata Aji.

Baca Lainnya

Rakor Dewan Pakar PP IKA UNAIR Hasilkan Gagasan Strategis dan Inovatif, Gubernur Khofifah Optimistis Perkuat Peran Alumni bagi Bangsa

24 June 2026 - 04:53 WIB

Gubernur Khofifah Launching Kakak Tangguh, Wujudkan Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana Berkualitas di Jawa Timur

22 June 2026 - 06:56 WIB

Raih Peringkat Pertama Nasional di Semua Kategori SCImago 2026, RSUD Dr. Soetomo Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia

22 June 2026 - 02:56 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya