Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas Pemprov Jatim, Kemenhut, dan BMKG Perkuat Penanganan Kekeringan Lewat OMC, Gubernur Khofifah: Kolaborasi Jadi Kunci Dari Beasiswa hingga Modal Usaha, Gubernur Khofifah Bersama BAZNAS Jatim Hadirkan Dukungan bagi Mustahik Gubernur Khofifah Turun Langsung Tangani Kekeringan Pasuruan, 45 Tandon dan 500 Jeriken Disalurkan Jangkau 118 Titik di Jatim, Gubernur Khofifah Konsisten Jaga Daya Beli dan Ketahanan Pangan Masyarakat Bantu Warga Hadapi Kemarau Ekstrem, Gubernur Khofifah Pastikan Kebutuhan Air Bersih Tetap Terpenuhi

Sosial & Budaya

Kemendikdasmen-BRIN Hadirkan Program Pembinaan Peneliti Muda untuk Tingkatkan Prestasi Global

badge-check


Kemendikdasmen-BRIN Hadirkan Program Pembinaan Peneliti Muda untuk Tingkatkan Prestasi Global Perbesar

Jakarta, Petik – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kerja sama untuk menyiapkan talenta riset muda Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang berfokus pada pembinaan dan pengembangan peserta Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), khususnya calon finalis serta para pemenang yang akan mengikuti kompetisi internasional.

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen, Veronica Irene Herdjiono, mengatakan sinergi ini penting untuk menumbuhkan budaya riset sejak dini di kalangan murid. Melalui dukungan BRIN, peserta diharapkan memperoleh pengalaman nyata dalam proses penelitian, mulai dari perencanaan hingga penyusunan laporan hasil riset.

Menurutnya, keterlibatan para pakar BRIN akan memperkuat kualitas metodologi penelitian sekaligus meningkatkan unsur kebaruan karya ilmiah sehingga lebih kompetitif di level internasional.

Selain mempersiapkan peserta menghadapi kompetisi, program ini juga diarahkan untuk membangun karakter ilmiah yang kreatif, inovatif, dan berintegritas di kalangan generasi muda.

Peserta nantinya akan mendapatkan pelatihan komprehensif, meliputi teknik pengambilan sampel, pengolahan data, penelusuran referensi ilmiah, penulisan laporan penelitian, hingga pemahaman etika riset.

Sementara itu, Direktur Manajemen Talenta BRIN Ajeng Arum Sari menilai pengalaman praktik langsung menjadi kunci dalam membangun kompetensi riset yang berkelanjutan. Menurutnya, pendekatan berbasis praktik penting agar murid tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengalami langsung proses eksperimen, analisis data, dan penyusunan karya ilmiah.

Pemerintah berharap kerja sama ini dapat melahirkan lebih banyak talenta muda unggul yang mampu mengharumkan nama Indonesia melalui prestasi riset dan inovasi di tingkat dunia.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Dorong Ketahanan Pangan di Tengah Kemarau, Harga Bahan Pokok di Lumbang Dipangkas

8 September 2026 - 01:07 WIB

Pemprov Jatim, Kemenhut, dan BMKG Perkuat Penanganan Kekeringan Lewat OMC, Gubernur Khofifah: Kolaborasi Jadi Kunci

7 September 2026 - 12:02 WIB

Dari Beasiswa hingga Modal Usaha, Gubernur Khofifah Bersama BAZNAS Jatim Hadirkan Dukungan bagi Mustahik

7 September 2026 - 09:29 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya