Menu

Dark Mode
Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif Diperkuat Simulasi Standar Internasional, Gubernur Khofifah Targetkan Kontingen LKS Jatim Raih Minimal 20 Emas Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

Sosial & Budaya

Kemendikdasmen Optimalkan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Papua Barat

badge-check


Kemendikdasmen Optimalkan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Papua Barat Perbesar

Teluk Bintuni, Petik – Pemerintah terus memperkuat transformasi pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran hingga ke wilayah terpencil. Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam upaya pemerataan akses pendidikan berbasis teknologi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Karena itu, pemerintah terus memperluas akses perangkat dan sarana pembelajaran digital di sekolah-sekolah.

Melalui Program Digitalisasi Pembelajaran, Kemendikdasmen menyalurkan berbagai perangkat pendukung seperti Interactive Flat Panel (IFP), laptop, serta media penyimpanan konten pembelajaran ke satuan pendidikan di Teluk Bintuni. Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan, SMA Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran.

Pada 2025, sebanyak 167 satuan pendidikan di Teluk Bintuni menerima bantuan perangkat IFP yang mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Pemerintah juga berencana menambah dukungan perangkat digital pada 2026 agar pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar semakin optimal.

Selain penyediaan perangkat, pemerintah turut memperkuat kapasitas tenaga pendidik melalui pelatihan guru, bantuan laptop, paket pembelajaran digital, serta penguatan infrastruktur pendukung. Langkah ini dilakukan agar transformasi digital tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana, tetapi juga peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara efektif.

Melalui percepatan digitalisasi pembelajaran, pemerintah berharap peserta didik di wilayah terpencil dapat memperoleh akses pendidikan yang setara dengan daerah lain. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Jaga Sungai, Jaga Kehidupan, Gubernur Khofifah Dorong Partisipasi Masyarakat Lestarikan Ekosistem

27 July 2026 - 03:14 WIB

Gubernur Khofifah Bersama Deputi Bank Indonesia Lepas Ratusan Peserta Gowes Nusantara 2026 di Surabaya

26 July 2026 - 09:42 WIB

Kuasai Hampir Separuh Mangrove Jawa, Gubernur Khofifah Minta Momen Hari Mangrove Sedunia Jadi Aksi Nyata Kolaboratif

26 July 2026 - 01:31 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya