Menu

Dark Mode
Pemprov Jatim Raih Penghargaan Best Policymaker dan Ecosystem Builders pada GARUDA AI Impact Summit 2026 Dua Penghargaan Nasional Diraih Gubernur Khofifah atas Keberhasilan Mendorong Ekonomi Daerah dan Kedaulatan Pangan Berkelanjutan Pengakuan Dunia untuk Indonesia, Tiga Inovasi Digital Nasional Masuk Daftar Terbaik WSIS 2026 Pemerintah Dorong Investasi AI yang Menghasilkan Alih Pengetahuan dan Inovasi bagi Indonesia Investasi dan Hilirisasi Industri Kesehatan Diproyeksikan Perkuat Perekonomian Indonesia Pemerintah Tingkatkan Kolaborasi ATR/BPN dan Kejagung dalam Pemulihan Aset Pertanahan Bermasalah

Sosial & Budaya

Kemendikdasmen Optimalkan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Papua Barat

badge-check


Kemendikdasmen Optimalkan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan di Papua Barat Perbesar

Teluk Bintuni, Petik – Pemerintah terus memperkuat transformasi pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran hingga ke wilayah terpencil. Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian dalam upaya pemerataan akses pendidikan berbasis teknologi.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi merupakan langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Karena itu, pemerintah terus memperluas akses perangkat dan sarana pembelajaran digital di sekolah-sekolah.

Melalui Program Digitalisasi Pembelajaran, Kemendikdasmen menyalurkan berbagai perangkat pendukung seperti Interactive Flat Panel (IFP), laptop, serta media penyimpanan konten pembelajaran ke satuan pendidikan di Teluk Bintuni. Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan, SMA Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran.

Pada 2025, sebanyak 167 satuan pendidikan di Teluk Bintuni menerima bantuan perangkat IFP yang mencakup jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Pemerintah juga berencana menambah dukungan perangkat digital pada 2026 agar pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar semakin optimal.

Selain penyediaan perangkat, pemerintah turut memperkuat kapasitas tenaga pendidik melalui pelatihan guru, bantuan laptop, paket pembelajaran digital, serta penguatan infrastruktur pendukung. Langkah ini dilakukan agar transformasi digital tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana, tetapi juga peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara efektif.

Melalui percepatan digitalisasi pembelajaran, pemerintah berharap peserta didik di wilayah terpencil dapat memperoleh akses pendidikan yang setara dengan daerah lain. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional dan memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Sumber: InfoPublik.id

Baca Lainnya

Pengakuan Dunia untuk Indonesia, Tiga Inovasi Digital Nasional Masuk Daftar Terbaik WSIS 2026

12 June 2026 - 00:58 WIB

Pemerintah Dorong Investasi AI yang Menghasilkan Alih Pengetahuan dan Inovasi bagi Indonesia

12 June 2026 - 00:55 WIB

Pemerintah Perkuat Pemberdayaan dan Ekonomi Desa demi Menekan Jumlah Desa Tertinggal di Indonesia

11 June 2026 - 05:22 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya