Menu

Dark Mode
Pelabuhan Hijau dan Cerdas Perkuat Daya Saing Logistik, Gubernur Khofifah Nyatakan Kesiapan Jawa Timur Lantik Enam Pejabat Baru, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Digitalisasi dan Penguatan Integritas Birokrasi Gubernur Khofifah Apresiasi Dukungan DPRD, Pengelolaan APBD Jatim 2025 Dinilai Transparan dan Akuntabel Pengukuhan MUI Jawa Timur Jadi Momentum Penguatan Sinergi Ulama dan Umara, Gubernur Khofifah Soroti Tantangan Sosial di Era Digital Gubernur Khofifah Sebut Salak Madu Wonoagung Berpotensi Menjadi Ikon Hortikultura Jawa Timur dengan Prospek Pasar yang Menjanjikan Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital

Sosial & Budaya

Kemendikdasmen Optimalkan Teknologi di Sekolah 3T

badge-check


Kemendikdasmen Optimalkan Teknologi di Sekolah 3T Perbesar

Jakarta, Petik — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan dengan melibatkan alumni penerima beasiswa LPDP untuk mendampingi para guru di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Program ini diwujudkan dengan menugaskan ratusan alumni LPDP ke sekolah dasar di berbagai daerah 3T. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu mengatasi kesenjangan antara ketersediaan teknologi dan penerapannya dalam proses pembelajaran.

Para alumni berperan sebagai pendamping, bukan pengganti guru. Mereka membantu meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi, mulai dari penggunaan perangkat digital, penyusunan materi ajar interaktif, hingga penerapan metode pembelajaran berbasis teknologi yang lebih efektif.

Selain itu, program ini juga bertujuan mengoptimalkan penggunaan fasilitas digital yang telah disediakan pemerintah, seperti papan interaktif di sekolah. Dengan pendampingan yang intensif, perangkat tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Pelaksanaan program ini dilakukan di berbagai daerah, termasuk Sumedang, Kupang, Halmahera Utara, dan Merauke. Setiap alumni ditugaskan mendampingi satu sekolah, sekaligus mendorong penyebaran praktik baik ke sekolah lain di sekitarnya.

Kemendikdasmen menilai bahwa digitalisasi pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dalam menggunakannya. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru melalui pendampingan langsung menjadi langkah penting.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah optimistis pemerataan digitalisasi pendidikan dapat tercapai, khususnya di wilayah 3T. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, serta membangun sistem pembelajaran yang lebih modern dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Baca Lainnya

Pengukuhan MUI Jawa Timur Jadi Momentum Penguatan Sinergi Ulama dan Umara, Gubernur Khofifah Soroti Tantangan Sosial di Era Digital

14 July 2026 - 10:09 WIB

Gubernur Khofifah Ingatkan Siswa Tidak Takut Melapor Jika Mengalami Kekerasan, Perundungan, maupun Kekerasan di Ruang Digital

13 July 2026 - 12:36 WIB

Gubernur Khofifah Sebut Majelis Sholawat Menjadi Ruang Memperkuat Ukhuwah, Kepedulian Sosial, dan Ikhtiar Batin Membangun Jawa Timur

13 July 2026 - 04:11 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya