Menu ✖

Dark Mode
Gubernur Khofifah Targetkan Prevalensi Stunting Jatim Turun Jadi 12 Persen pada 2029 Sukses Gelar Jatim Bersholawat, Gubernur Khofifah Tampung Antusiasme 20 Ribu Jemaah di Grahadi Gubernur Khofifah dan Kapolda Jatim Bertemu di Grahadi, Bahas Stabilitas Keamanan dan Kesejahteraan Warga Gubernur Khofifah Sebut OMC Hingga Water Bombing Terus Dikerahkan untuk Karhutla di Jatim Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan Melalui Bantuan Afirmasi di Pacitan Gubernur Khofifah Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Napak Tilas Gerilya Jenderal Sudirman di Pacitan

Ekonomi & Bisnis

Kemenhub Pastikan Kesiapan Operasional Sistem Navigasi Penerbangan Modern pada 2026

badge-check


Kemenhub Pastikan Kesiapan Operasional Sistem Navigasi Penerbangan Modern pada 2026 Perbesar

Jakarta, Petik – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memastikan modernisasi sistem navigasi penerbangan nasional melalui Air Traffic Management Automation System (ATMAS) siap beroperasi penuh pada Juni 2026. Pengembangan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan, efisiensi, dan kapasitas layanan navigasi penerbangan di Indonesia.

Modernisasi ATMAS dilakukan untuk mendukung pengelolaan lalu lintas udara yang semakin kompleks seiring meningkatnya mobilitas penerbangan nasional maupun internasional. Sistem baru ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi pengaturan penerbangan secara lebih terintegrasi, akurat, dan real time.

Pemerintah menilai pembaruan teknologi navigasi penerbangan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas layanan transportasi udara nasional. Selain meningkatkan aspek keselamatan penerbangan, sistem modern tersebut juga diproyeksikan mampu mengurangi potensi keterlambatan penerbangan serta meningkatkan efisiensi pengaturan jalur udara.

Kementerian Perhubungan menyebut implementasi ATMAS telah melalui berbagai tahapan pengujian dan kesiapan operasional. Proses tersebut dilakukan guna memastikan seluruh perangkat, sistem pendukung, serta sumber daya manusia dapat menjalankan operasional navigasi penerbangan secara optimal ketika sistem diterapkan penuh.

Modernisasi navigasi penerbangan nasional juga dinilai penting untuk mendukung konektivitas antardaerah dan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu jalur penerbangan strategis di kawasan Asia Pasifik. Dengan sistem yang lebih modern, pelayanan navigasi udara diharapkan semakin andal dan mampu memenuhi standar internasional.

Selain itu, transformasi teknologi navigasi penerbangan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat digitalisasi sektor transportasi udara. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri penerbangan nasional sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jasa transportasi udara.

📌 Sumber Berita : InfoPublik

Baca Lainnya

Hasilkan Rp1,218 Triliun, Gubernur Khofifah Sebut Misi Dagang Jatim-Aceh Bukan Proses Instan

19 October 2026 - 12:43 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Gubernur Khofifah Ajak Pemangku Kepentingan Perkuat Sektor Pangan Jatim

16 October 2026 - 06:39 WIB

Gubernur Khofifah Hadirkan Bahan Pokok Murah dan Produk IKM bagi Warga Batuputih Laok Sumenep

15 October 2026 - 11:05 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis