Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Data Statistik Akurat Fondasi Pembangunan dan Penentu Kebijakan yang Presisi Perisai Anak Jawa Timur Resmi Diluncurkan, Gubernur Khofifah Ajak Semua Pihak Wujudkan Ruang Digital Aman bagi Anak Penguatan Diseminasi Informasi Jadi Fokus, Gubernur Khofifah Bahas Kolaborasi Strategis dengan ANTARA Dari Women’s Leadership Forum, Khofifah Tegaskan Kepemimpinan Perempuan Harus Berorientasi pada Dampak dan Keadilan Kabag Humas Pemprov Jatim Zainal Muttaqin Dorong Penguatan Kompetensi SDM Humas Pemerintah Hadapi Disrupsi Teknologi Pelantikan PW PII Jatim Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi, Gubernur Khofifah Dorong Inovasi Lintas Sektor

Ekonomi & Bisnis

Kemkomdigi Apresiasi Operator Seluler yang Terapkan Monitoring Berteknologi AI Selama Mudik Lebaran 2025

badge-check


Kemkomdigi Apresiasi Operator Seluler yang Terapkan Monitoring Berteknologi AI Selama Mudik Lebaran 2025 Perbesar

Jakarta – Penerapan pengawasan jaringan telekomunikaai yang menerapkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) seperti yang dilakukan Indosat Ooredoo Hutchison dengan merilis Digital Intelligence Operations Center (DIOC) diapresiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Terobosan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan (Quality of Experience atau QoE) telekomunikasi bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran 2025.

“Hari ini saya sangat senang berada di kantor Indosat dan melihat langsung persiapan luar biasa yang dilakukan untuk memastikan kualitas pengalaman pelanggan selama mudik. Ini langkah konkret untuk mendukung tema mudik kita, yakni ‘Mudik Tenang dan Menyenangkan,’” ujar Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, dalam keterangannya terkait peluncuran DIOC di Jakarta, seperti dilansir pada Rabu (26/3/2025).

Nezar mengatakan, pengaplikasian DIOC dilakukan Indosat Ooredoo untuk memantau dan mengoptimalkan kualitas jaringan di sepanjang jalur mudik yang mencakup lebih dari 8.000 kilometer (km).

Teknologi ini juga diterapkan di titik-titik strategis seperti pelabuhan, stasiun, dan jalur utama arus mudik.

“Monitoring berbasis AI ini memungkinkan layanan jaringan yang lebih stabil dan cepat. Pelanggan dapat menikmati konektivitas yang andal, mulai dari H-5 hingga H+7 Lebaran,” jelasnya.

Menurut Nezar, Kemkomdigi telah mengoperasikan lima posko monitoring sebagai bagian dari upaya kolaboratif dengan operator seluler, termasuk Indosat Ooredoo, untuk memastikan layanan telekomunikasi berjalan optimal selama periode mudik.

Dengan adanya teknologi ini Indosat dinilai menjadi salah satu tolok ukur dalam pengembangan infrastruktur digital dan ekosistem telekomunikasi di Indonesia.

“Indosat menunjukkan kelincahan dalam mengadopsi teknologi AI dan berkolaborasi dengan mitra teknologi global. Hal ini memperkuat ekosistem digital nasional,” ungkap dia.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Kemkomdigi sangat mengapresiasi kontribusi Indosat dalam menyukseskan program ‘Mudik Tenang dan Menyenangkan’. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk agenda-agenda penting lainnya,” pungkas Nezar Patria.

Baca Lainnya

Jawa Timur Kembali Pimpin Nasional Nilai Transaksi Ekonomi KTH, Gubernur Khofifah Perkuat Hilirisasi dan Akses Pasar

25 July 2026 - 03:50 WIB

Produk Indonesia Kuasai Rak Indo Market Hong Kong, Gubernur Khofifah Ajak UMKM Jatim Tingkatkan Daya Saing Global

24 July 2026 - 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Perluas Jejaring Global Lewat Misi Dagang Jatim–Hong Kong, Transaksi Lampaui Rp12 Triliun

24 July 2026 - 01:24 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis