Menu ✖

Dark Mode
Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah Siapkan Rp600 Miliar Mulai 2027, Gubernur Khofifah Tekankan Efisiensi Budget Pilgub Jatim Gubernur Khofifah Puji Keberanian Pesepeda Ride for Palestine Bawa Pesan Perdamaian ke Jakarta Gubernur Khofifah Sediakan Pangan Murah di Desa Jatiadi demi Jaga Daya Beli Warga Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

Sosial & Budaya

Kemkomdigi Perkuat Ekosistem Digital Inklusif dan Berdaya Saing Global

badge-check


Kemkomdigi Perkuat Ekosistem Digital Inklusif dan Berdaya Saing Global Perbesar

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mengambil langkah strategis untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing global, di mana setiap talenta memiliki kesempatan untuk tumbuh, berinovasi, dan berkontribusi pada ekonomi digital Indonesia.

 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem digital nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan. “Kolaborasi adalah salah satu kata kunci yang kita diskusikan di sini. Semua ini menjadi titik-titik yang bisa kita kolaborasikan untuk memperkuat ekosistem digital kita dan memperbanyak digital talent yang dibutuhkan,” ujar Nezar dalam keterangannya terkait acara peninjauan kegiatan di Apple Developer Academy, Badung, Bali, Jumat (31/10/2025).

 

Nezar Patria juga membahas peluang kolaborasi antara Apple dan Komdigi melalui program seperti AI Talent Factory di Malang dan Garuda Spark yang dikelola Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi. “Program-program ini bisa saling terhubung. Kita ingin menciptakan jalur berjenjang pengembangan talenta digital, dari lokal hingga global,” kata Nezar.

 

Menurutnya, inisiatif seperti Apple Developer Academy menunjukkan bagaimana pemerintah dan industri teknologi dunia bisa membangun model pendidikan vokasional digital yang berorientasi pada masa depan kerja. “Investasi semacam ini memberi anak muda Indonesia akses ke pengalaman global tanpa harus keluar negeri. Mereka belajar, berinovasi, dan siap menjadi pemain dunia,” tegas Wamen Nezar.

 

Lebih lanjut, Nezar Patria menyebut Apple Developer Academy Bali sebagai contoh nyata bagaimana Indonesia kini menjadi bagian penting dari ekosistem digital global. Akademi tersebut menjadi wadah bagi anak muda Indonesia untuk mengasah kemampuan sekaligus berjejaring di tingkat internasional. “Akademi di Bali ini istimewa karena berfungsi seperti international hub. Pesertanya bukan hanya dari Indonesia, tapi juga dari luar negeri. Anak-anak muda kita bisa belajar dan berinteraksi dengan standar global,” tuturnya.

 

Langkah strategis Kementerian Komdigi ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat kapasitas talenta digital nasional dan membuka ruang kolaborasi global yang semakin luas, guna mempercepat terwujudnya ekonomi digital Indonesia yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Kirim 505 Sekolah Terbanyak, Jatim Disabet Penghargaan ImagiNation 2026 dan Dipuji Gubernur Khofifah

6 November 2026 - 10:54 WIB

Gubernur Khofifah Puji Keberanian Pesepeda Ride for Palestine Bawa Pesan Perdamaian ke Jakarta

6 November 2026 - 02:52 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

4 November 2026 - 08:23 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya