Menu

Dark Mode
Gubernur Khofifah: Perempuan Tarekat Adalah Ujung Tombak Penguatan Spiritual, Pendidikan Karakter, dan Solusi Problematika Sosial Gubernur Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Jadi Forum Strategis Merumuskan Solusi Keagamaan dan Kebangsaan di Tengah Tantangan Zaman Gubernur Khofifah Sebut Ziarah Bersama Kapolri Jadi Momentum Menguatkan Semangat Nasionalisme, Toleransi, dan Persaudaraan Bangsa Gubernur Khofifah: Keluarga yang Tangguh Akan Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjadi Penopang Peradaban Bangsa DPR Setujui Pagu Indikatif Kementerian PU 2027, Prioritaskan Infrastruktur yang Langsung Menyentuh Masyarakat Pemerintah Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal untuk Tingkatkan Kepercayaan Investor

Ekonomi & Bisnis

Kemkomdigi – Prospera Kolaborasi Genjot Kontribusi Ekonomi Digital Nasional

badge-check


Kemkomdigi – Prospera Kolaborasi Genjot Kontribusi Ekonomi Digital Nasional Perbesar

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dan program kerja sama bilateral Indonesia–Australia (Prospera) berkolaborasi mempercepat transformasi digital nasional. Jalinan kerja sama ini sebagai upaya untuk mencapai target kontribusi ekonomi digital sebesar 19 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2045.

“Untuk mencapai target kontribusi ekonomi digital 19 persen dari PDB dibutuhkan penguasaan teknologi dan digitalisasi,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, dalam keterangannya terkait pertemuan dengan Deputi Director Prospera, Della Temenggung, di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, pada Jumat (1/8/2025).

Meutya menjelaskan, sebagai salah satu dari 17 agenda pembangunan nasional, transformasi digital diharapkan menjadi penggerak utama dalam mendorong transformasi ekonomi dan tatap kelola pemerintahan menuju Indonesia Emas 2045.

“Kita menargetkan untuk menjadi negara maju dengan PDB terbesar kelima di dunia pada tahun 2045,” tegasnya.

Menurut Meutya, kolaborasi antara Kemkomdigi dengan Prospera merupakan upaya untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Visi tersebut fokus pada dua pilar utama, yaitu penguatan tata kelola dan arah kebijakan transformasi digital serta pemetaan dan penguatan kapasitas internal.

Inisiatif ini akan memerkuat peran Kemkomdigi dalam mendorong transformasi digital nasional yang gesit dan adaptif.

Deputi Director Prospera, Della Temenggung, menyambut baik langkah-langkah strategis Kemkomdigi.

Ia menyatakan dukungan Prospera terhadap upaya percepatan digitalisasi yang dilakukan pemerintah Indonesia.

“Ini waktu di mana kita melihat kesempatan untuk melakukan lompatan menuju 2045,” ujar Della.

Sebagai program kerja sama bilateral Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), Prospera berkomitmen memperkuat kebijakan transformasi ekonomi dan digital di Indonesia.

Baca Lainnya

Jawa Timur Sumbang 51 Persen Produksi Gula Nasional, Gubernur Khofifah Pimpin Gerakan Panen dan Tanam Tebu Serentak di Tujuh Kabupaten

18 June 2026 - 08:17 WIB

Resmikan Al-Akbar FishTech, Gubernur Khofifah Ajak Masjid di Indonesia Kembangkan Ketahanan Pangan Berbasis Teknologi dan Kemakmuran Umat

18 June 2026 - 01:26 WIB

Pemerintah Nilai Program MBG Efektif Tingkatkan Perputaran Ekonomi Melalui UMKM Daerah

15 June 2026 - 05:51 WIB

Berita Populer di Ekonomi & Bisnis