Menu ✖

Dark Mode
Hasil Misi Dagang Makassar Rp5,693 Triliun, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Tumbuh Bersama Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo Gubernur Khofifah Sapa Warga Paciran Lamongan dan Serahkan Bantuan Pangan Gratis di Pasar Murah ke-220 Gubernur Khofifah Hadir Langsung di Pronojiwo Lumajang, Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Sosial & Budaya

Menag Tegaskan Hak Pendidikan di Daerah Terdampak Bencana

badge-check


Menag Tegaskan Hak Pendidikan di Daerah Terdampak Bencana Perbesar

Jakarta, Petik – Menteri Agama (Menag) menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah dan madrasah yang berada di wilayah terdampak bencana tetap dilaksanakan. Kementerian Agama mengambil berbagai langkah strategis agar proses pendidikan tidak terhenti meskipun dalam situasi darurat.

Menag menyampaikan bahwa hak peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan harus tetap terjamin, termasuk di daerah yang mengalami bencana. Untuk itu, Kemenag berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan satuan pendidikan guna memastikan pembelajaran tetap berlangsung, baik melalui tatap muka terbatas maupun skema alternatif lainnya.

Selain menjaga keberlanjutan proses belajar, Kemenag juga memprioritaskan keselamatan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Sarana dan prasarana yang terdampak akan didata serta dievaluasi guna memastikan keamanannya sebelum digunakan kembali. Apabila diperlukan, pembelajaran dapat dipindahkan ke lokasi sementara atau dilaksanakan secara daring.

Kementerian Agama turut menyalurkan bantuan serta memberikan pendampingan psikososial bagi peserta didik dan tenaga pendidik yang terdampak. Langkah ini penting untuk menjaga kondisi mental serta semangat belajar anak-anak di tengah situasi sulit.

Menag menekankan bahwa kerja sama dan solidaritas lintas pihak sangat dibutuhkan agar layanan pendidikan tetap berjalan optimal. Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah optimistis proses pembelajaran di wilayah terdampak bencana dapat terus berlangsung tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan kesejahteraan warga sekolah.

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemprov dan BAZNAS dalam Program Rutilahu

4 November 2026 - 08:23 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Investasi Ekologis Lewat Penanaman 8.100 Mangrove Berbuah Rekor MURI

4 November 2026 - 01:41 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp1 Juta per Murid dan Tanam 100 Pohon di Kota Probolinggo

3 November 2026 - 12:47 WIB

Berita Populer di Sosial & Budaya